LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – SMK Mathla’ul Anwar Cibuah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, membantah keterlibatan siswanya dalam aksi tawuran yang terjadi di pertigaan Sampay, Warunggunung, Rabu malam 5 November 2025.
Selain Mathlaul Anwar, tawuran diduga melibatkan dua sekolah lain, yakni SMK Setia Budhi dan SMA Negeri 1 Cibadak.
Kepala SMK Mathla’ul Anwar yang juga anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lebak Erik Heriana mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan ada siswa dari sekolahnya yang terlibat tawuran.
“Saya sudah koordinasi dengan pihak kepolisian. Namun sampai saat ini belum ada bukti atau data yang menunjukkan bahwa siswa kami ikut tawuran,” jelas Erik saat dikonfirmasi, Jumat 7 November 2025.
Erik menjelaskan, dirinya mengaku menerima informasi bahwa sekolahnya berpotensi diserang kelompok pelajar dari SMA Negeri 1 Cibadak dan SMK Setia Budhi.
Namun, saat kejadian berlangsung, siswa SMK Mathla’ul Anwar sudah selesai jam pelajaran dan dipastikan telah pulang.
“Itu kejadiannya setelah pulang sekolah, sekitar waktu magrib. Saya dapat informasi dari warga dan alumni,” terangnya.
“Kemudian saya langsung menghubungi Polsek Warunggunung untuk melakukan penyisiran. Dan benar, tawuran sudah terjadi, pelaku langsung diamankan polisi,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











