CILEGON – Cilegon United tak memberi ampun tamunya. Persiraja Banda Aceh dibuat babak belur pada pertandingan pekan ke-20 Liga 2 Indonesia, Rabu (3/10). Anak asuh Sasi Kirono Sumantri menggunduli Laskar Rencong–julukan Persiraja–dengan skor akhir 4-0.
Sepanjang pertandingan, anak asuh Akhyar Ilyas dibungkam tanpa satu pun menciptakan gol, benteng pertahanan Cilegon United sangat ketat untuk ditembus. Memang ada dua pemain pilar milik Persiraja yang tidak diturunkan pada laga ini lantaran terkena akumulasi kartu, yaitu Luiz dan Zamroni.
Septian Andriansyah dan kawan-kawan dari awal pertandingan sudah menampakkan performa terbaiknya. Umpan-umpan pendek terus melesat hingga ke jantung pertahanan lawan. Pada menit ke-11, Ervin Rianto Butar Butar menyumbangkan gol melalui sundulan yang memanfaatkan kemelut bola di depan penjaga gawang Persiraja Aulia Rachmat Fachri.
Pasca kebobolan pertamanya, Persiraja masih bermain lepas. Upaya menyamakan kedudukan terus dilakukan. Namun, peluang yang didapat belum dimanfaatkan dengan maksimal. Tendangan keras Agus Suhendra masih dapat dijinakkan oleh Rafit Ikhwanudin.
Jual beli serangan masih menjadi tontonan. Dari kubu Cilegon United, Rinto Ali acap kali mengoper bola hingga ke pemain depan. Duel Nanang Asripin dengan pemain belakang Persiraja Ponda Dwi Saputra tak terhindarkan.
Salah satu umpan Nanang di menit ke-36 tak disia-siakan. Sontekan pemain tengah Cilegon United Hari Habrian mampu membuat penjaga gawang Persiraja memungut bola di jala sendiri untuk kedua kali. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum babak pertama.
Memasuki 45 menit kedua, pertandingan masih berlangsung panas meski terbilang cuaca cerah dengan temperatur 27 Celsius. Persiraja masih bermain ngotot untuk tidak tertinggal angka di papan skor. Namun, keberuntungan belum milik Persiraja. Lagi-lagi skuat Laskar Geger Cilegon mampu merobek pertahanan lawan. Di menit ke-71, pemain Ade Ifan Hafilah yang baru satu menit masuk ke lapangan menggantikan Endi Sopian menciptakan gol.
Sudah unggol 3-0 nyatanya belum memuaskan dahaga Cilegon United untuk terus mencetak angka. Hanya berlalu empat menit, Cilegon United mendapatkan gol keempatnya melalui tendangan Ervin, pemain dengan nomor punggung sembilan.
Pertandingan masih terus mengalir. Hingga pada menit ke-78 pemain Persiraja, Andika Kurniawan terkena ganjaran kartu merah lantaran terjadi kontak fisik dengan Hari Habrian. Pertandingan sempat terhenti sekira dua menit, pelatih Persiraja melayangkan protes keras yang diikuti oleh anak asuhnya yang juga berada di bangku cadangan. Polisi yang bertugas menjaga pertandingan mencoba melerai dan mengamankan wasit yang menjadi incaran luapan kemarahaan tim Persiraja. Tak lama pertandingan berlanjut, tapi hingga akhir pertambahan waktu skor masih bertahan 4-0.
Pelatih Persiraja Akhyar Ilyas mengakui hasil pertandingan yang dimenangkan oleh Cilegon United. Pada sesi wawancara itu, Akhyar lebih menyoroti kualitas wasit yang dinilai belum profesional. “Persiraja belum beruntung. Ada beberapa kesalahan pemain kita yang dimanfaatkan sehingga membuat keuntungan lawan. Kami akan fokus di dua pertandingan sisa yang sangat penting untuk bisa lolos ke delapan besar,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Cilegon United Sasi Kirono Sumantri mengucapkan syukur atas kemenangan timnya melawan Persiraja sehingga poin sempurna sukses diamankan. “Syukur alhamdulillah, kita bisa mendapatkan poin tiga. Cilegon United sudah menjauh dari zona degradasi. Kekompakan tim dalam pertandingan akan terus kami jaga,” tuturnya. (Riko BS/RBG)









