SERANG – Bank Banten berencana akan melakukan aliansi strategis dengan Bank BRI. Bahkan kedua belah pihak telah melakukan pertemuan untuk memuluskan aliansi itu, yang antara lain memperkuat permodalan Bank Banten.
“Aliansi ini membutuhkan proses dan secara bertahap,” kata Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Public Expose di Grand Horison, Hotel Horison Ultima Ratu Serang, Selasa (9/10).
Fahmi menambahkan, aliansi strategis tersebut untuk menguntungkan kedua belah pihak. “BRI sebagai bank besar di Indonesia juga didukung dengan modal yang besar. Sementara Provinsi Banten juga memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan secara bersama,” tuturnya.
Rencana aliansi dengan BRI itu juga membantah informasi yang beredar jika BUMN terbesar tersebut akan mengakusisi Bank Banten. “Bukan akusisi, tetapi Bank Banten akan melakukan aliansi dengan bank,” katanya.
Dari aliansi strategis itu, BRI akan mengucurkan modal sekira Rp300 milliar untuk Bank Banten agar modal bank milik Pemprov Banten semakin bertambah.
Selain aliansi strategis, Pemprov Banten sebagai pemegang saham akan membentuk tim divestasi saham yang ada di Bank bjb. Itu juga sebagai salah satu langkah untuk menambah modal Bank Banten.
“Nanti divestasi akan diusulkan saat RUPS Bank bjb,” kata Komisaris Independen Bank Banten Titi Khoiriah. (skn/aas)









