CILEGON – Pemkot Cilegon meminta perusahaan untuk menciptakan suasana lingkungan yang layak anak.
Ini terungkap dalam acara Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lintas Sektor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, di salah satu Rumah Makan di Kota Cilegon, Rabu (13/2).
Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, pembangunan dalam bidang perlindungan anak dan lainnya tentu harus mendapat dorongan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan. “Tidak hanya pendidikan dan kesehatan. Perusahaan diharapkan terlibat dalam mendorong program perlindungan anak dan keluarga berencana,” ujarnya usai membuka acara.
Ia juga mengungkapkan, dari sisi cakupan program KB selama tahun 2018, Kota Cilegon mencapai 101 persen. Raihan tersebut melebihi target capaian. Sedangkan, untuk pengguna aktif se-Kota Cilegon mencapai 76 persen dari total penduduk Cilegon 423.103 jiwa. “Capaian KB kita bagus tahun 2018,” imbuhnya.
Kepala DP3AKB Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, Cilegon sebagai kota industri membentuk forum perusahan sahabat anak. Kendati saat ini sudah berjalan di bidang pendidikan, tapi selama ini belum ada wadah untuk saling berdiskusi program pemenuhan hak anak.
“Ke depan kita dorong pembentukan forum perusahaan sahabat anak,” terangnya.
Kata Heni, pihaknya dalam waktu dekat akan kembali mengundang perusahaan bersama Plt Walikota untuk menindaklanjuti forum perusahaan sahabat anak. Sayangnya, Heni tidak memastikan kapan waktunya. “Kita nanti akan mengundang perusahaan untuk membicarakan hal ini,” imbuhnya. (Fauzan Dardiri/Aas)









