SERANG – Beredar video menyanyikan yel-yel Pilih Prabowo-Sandi di pengajian isra mikraj. Belum diketahui siapa penceramah dalam video yang berdurasi dua menit tersebut.
Beredarnya video itu direspons langsung Ketua Dewan Pembina Wali Bintang 9 Matin Sarkowi, karena dinilainya berbau kampanye untuk pasangan calon 02.
Menurutnya, video peringatan hari besar agama Islam (PHBI) itu dilaksanakan warga Kampung Tambak Pasir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, kemarin malam. “Sebenarnya itu acara atas nama masyarakat tapi komitmen panitia tidak mengadakan unsur politik, tapi acara dimanfaatkan ada lagu yang nuansa kampanye. Nah itu musik aja yang dibawa oleh penceramah,” katanya saat konferensi pers di Sekretariat Wali Bintang 9, Tembong, Kota Serang, Senin (1/4).
Salah satu organ relawan pasangan 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin ini meminta agar Bawaslu Kabupaten Serang menindak tegas dugaan pelanggaran tersebut. “Sedang kita pertimbangkan untuk melaporkan ke Bawaslu. Tapi harusnya Bawaslu supaya tidak kecolongan acara-acara yang sama juga harus diawasi,” katanya.
Dengan adanya indikasi kampanye dalam acara tersebut, kata Matin, banyak masyarakat sekitar yang komplain. “Karena awalnya tidak ada unsur politik, panitia juga banyak yang mengeluhkan soal itu, berencana kita bersama masyarakat akan melaporkan hal ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan seharusnya isra mikraj menjelaskan perjalanan Nabi Muhammad SAW yang seharusnya menjadi pengujian dan keimanan. “Ini (kiai) posisinya diundang untuk ceramah tentang isra mikraj bukan tentang kampanye. Meskipun secara pribadi karena hak demokrasi itu dilindungi undang-undang, si mubalig ini cenderung mendung capres-cawaspres, tapi kalau diundang sebagai penceramah bukan untuk kampanye,” pungkasnya. (Ken Supriyono)










