CILEGON – Ejekan Agus Sutanto membuat emosi GK (29) meledak. GK nekat membalas ejekan tersebut dengan menusuk Agus dan istrinya, Mulyati (55), Senin (29/4). Kedua korban ditusuk di kediamannya di Perum Bukit Baja Sejahtera (BBS), Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon.
Peristiwa penganiayaan terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Sebelumnya, GK mendatangi kediaman korban. Warga Kompleks Pondok Cilegon Indah (PCI), Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, itu berniat menggadaikan sepeda motornya.
Namun, permintaan tolong GK tidak disambut baik oleh korban. Pensiunan BUMN ini justru mengejek GK. Ejekan pamannya itu sontak membuat karyawan perusahan swasta di Cilegon itu emosi. “Waktu gadai motor, pamannya ini ngata-ngatain. Gara-gara itu, pelaku marah,” kata Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rizki Agung Prakoso, Senin (29/4).
Entah bagaimana, GK tiba-tiba sudah memukul kepala Agus menggunakan palu. Belum puas, GK mengambil pisau dan menusukkan ke tubuh Agus.
“Karena dikata-katain, marah. Lalu pamannya itu ditusuk,” tutur Rizki.
Keributan tersebut didengar oleh istri korban, Mulyati (55). Perempuan yang akrab disapa Eti itu kaget. Dia berusaha menolong suaminya dari sasaran emosi GK. Namun, GK mengalihkan sasaran emosinya kepada Eti. Kepala Eti diantam menggunakan palu dan tubuhnya ditusuk menggunakan pisau oleh GK.
Eti yang kesaktian seketika menjerit. Teriakan Eti menarik perhatian tetangga korban. Putu, Raharjo, dan Sukir langsung mendatangi kediaman korban.
“Tetangganya itu langsung datang, lalu melihat pasangan suami istri itu terkapar. Mereka juga melihat GK keluar dari rumah korban,” kata Rizki.
Pelaku yang kabur dikejar oleh warga. GK diamankan warga dan dibawa ke Mapolres Cilegon. “Saya bukan penyidiknya, jadi tidak tahu perkembangannya seperti apa sekarang. Pastinya sekarang sedang ditangani,” kata Rizki.
Sementara Kasatreskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dadi Perdana mengaku korban belum dapat dimintai keterangan lantaran masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit. “Iya, kasus ini tengah ditangani Polres Cilegon,” katanya. (bam-fdr/nda/ira)










