CILEGON – Menjelang pelantikan anggota DPRD Kota Cilegon pada 4 September mendatang, isu pengisian kursi pimpinan dari Partai Golkar semakin mencuat. Terbaru, dikabarkan tiga nama yang akan diusulkan sebagai calon pimpinan DPRD Kota Cilegon.
Ketiga nama yaitu Endang Effendi, Isro Miraj, dan Subhi S Mahad. Penetapan tiga nama calon pimpinan sebagai salah satu syarat atau mekanisme yang berlaku di internal Partai Golkar dalam proses pemilihan pimpinan dewan.
Rapat pleno DPD Golkar Kota Cilegon dengan agenda pembahasan pengisian pimpinan dan alat kelengkapan dewan (AKD) dikabarkan akan digelar pada akhir pekan ini. Agenda itu sejatinya dilaksanakan pada Sabtu (24/8) lalu. Namun batal karena sejumlah persoalan.
Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Cilegon Sutisna Abbas tidak menampik jika akhir pekan ini akan menggelar rapat pleno. Menurutnya rapat pleno itu akan dihadiri oleh seluruh pengurus harian, fraksi Golkar di DPRD Kota Cilegon yang saat ini menjabat, seluruh calon anggota DPRD Kota Cilegon terpilih, serta unsur lain seperti dewan penasihat.
Namun Sutisna menampik jika sudah ada tiga nama yang digadang-gadang akan diusulkan ke DPP Partai Golkar sebagai calon pimpinan DPRD Kota Cilegon. “Siapa bilang disodorkan tiga nama, enggak, pokoknya 10 nama calon anggota DPRD terpilih akan dibahas. Semuanya punya peluang sama,” ujar Sutisna, Selasa (27/8).
Menurut Sutisna penunjukan sosok yang akan mengisi kursi pimpinan dewan serta di seluruh AKD akan dibahas secara bersama dalam rapat pleno tersebut. Karena itu, ia memastikan tidak ada nama tertentu untuk posisi tertentu sebelum pleno itu dibahas.
Terpisah, Endang Effendi mengaku belum mengetahui soal namanya yang disebut-sebut masuk ke dalam tiga calon pimpinan yang akan diusulkan DPD Golkar Kota Cilegon.
Dijelaskan Endang, dalam mekanisme internal Partai Golkar, DPP meminta seluruh DPD untuk menyodorkan tiga nama sebagai calon pimpinan yang dinilai telah memenuhi sejumlah kriteria yang telah ditetapkan oleh partai. “Kalau pun nama saya dimasukan saya sebagai kader partai siap ditempatkan dimana saja,” kata Endang.
Namun, hingga saat ini, Endang mengaku belum mau berandai-andai. Pada kesempatan berbeda, Isro Miraj mengaku belum mengetahui soal namanya yang telah masuk ke dalam daftar calon pimpinan DPRD Kota Cilegon. “Kita menyerahkan ke mekanisme partai saja,” ujarnya.
Subhi S Mahad juga mengaku belum mendengar tentang namanya yang akan menjadi calon pimpinan DPRD Kota Cilegon. Menurutnya, partai Golkar mempunyai mekanisme untuk menentukan hal tersebut, dan ia menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang berlaku. “Nanti tentu hasil pleno DPD Golkar yang akan menentukan,” tuturnya. (bam/aas/ags)










