TANGERANG – Pemerintah Desa Cicalengka cukup jeli membaca peluang. Letak desa yang strategis, sebagai wilayah penyangga perkotaan dan daerah transit, membuka kesempatan bagi pemerintah desa untuk mengembangkan perekonomian kerakyatan secara terpadu. Pangsa pasarnya cukup menjanjikan.
Desa Cicalengka tak jauh dari kawasan BSD City, Summarecon, dan Paramount. Jalan di desa Kecamatan Pagedangan ini ada yang menghubungkan wilayah tengah Kabupaten Tangerang dengan tiga pusat perekomian tersebut.
Melihat potensi ini, Pemerintah Desa Cicalengka berupaya memberikan fasilitas berwirausaha bagi masyarakatnya. Tahun 2015 lalu, kata Kepala Desa Cicalengka Jayani HS, pihaknya membangun kios-kios untuk tempat usaha masyarakat.
”Manfaat kios ini adalah, kita dituntut untuk menggali potensi daerah. Kita ada aset tanah 400 meter persegi yang ada di tengah-tengah desa. Maka, kita buatkan kios untuk sarana usaha masyarakat,” ujar Jayani kepada Radar Banten.
Ia menjelaskan, pembangunan desa adalah pemanfaatan sumber daya yang ada. Tujuannya, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang nyata dalam pendapatan, kesempatan kerja, lapangan usaha, akses terhadap pengambilan keputusan, maupun indeks pembangunan manusia.
Menurut Jayani, selain ikut menyejahterakan masyarakat melalui pembangunan kios, uang sewa kios dari masyarakat dikembalikan lagi kepada masyarakat. Uang sewa kios menambah APBDes Cicalengka.
”Satu tahun, Rp10 juta saja per kios. Kan bisa masuk untuk tambahan APBDes, jadi enggak hanya ngandelin dana desa saja. Kita gerakkan karang taruna. Kalau tidak didukung dengan finansial, ya kurang jalan,” tutur kepala desa yang dikenal tegas ini.
Salah satu penyewa kios Nurul Anwar (39), mengaku sangat terbantu. Setiap hari, ia menjual pakan ternak dan peralatan pancing. ”Yang saya rasakan dengan adanya kios ini, sangat membantu usaha kami. Dulu, tempat ini becek, kumuh. Tetapi ketika sudah direnovasi, usaha kami makin lancar,” ujarnya. (pem/rb/sub)
Profil Desa Cicalengka
Awalnya, Cicalengka adalah nama kampung di Desa Pagedangan. Cicalengka menjadi nama desa setelah Desa Pagedangan dimekarkan pada 1980-an. Desa Pagedangan, saat ini, menjadi kota kecamatan.
GEOGRAFIS:
Luas Wilayah 196,118 Ha
Batas Wilayah
Utara : Desa Cijantra dan Lengkong Kulon
Selatan : Desa Situgadung dan Kadusirung
Barat : Kelurahan Babakan
Timur : Desa Pagedangan
JUMLAH PENDUDUK: 5.686 Jiwa dengan 1.481 KK
Laki-laki : 2.929 Jiwa
Perempuan : 2.757 Jiwa
PROFESI:
ASN : 57 Orang
TNI : 4 Orang
Pensiunan : 75 Orang
Pegawai Swasta : 858 Orang
Buruh : 1.750 Orang
Pedagang : 30 Orang










