slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Uncategorized

APBD Banten Dinilai Tidak Transparan Sejak Penyusunan

Redaksi by Redaksi
19-10-2019 09:47:54
in Uncategorized
Net. ILUSTRASI

Net. ILUSTRASI

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Rancangan APBD Banten tahun anggaran 2020 senilai Rp13,03 triliun, saat ini tengah dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banten. Sejumlah pihak menilai, Pemprov Banten tidak transparan sejak awal penyusunan APBD.

Koordinator Banten Bersih Aco Ardiansyah mengungkapkan, Pemprov Banten masih setengah hati melibatkan partisipasi masyarakat dalam merancang anggaran pembangunan di Provinsi Banten. Sejak dari tahap perencanaan, pembahasan hingga pengelolaan APBD. “UU telah jelas mensyaratkan adanya partisipasi masyarakat, tapi setiap tahun penyusunan APBD Banten, Pemprov nyaris tak pernah terbuka,” kata Aco, Jumat (18/10).

Baca Juga :

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Dindik Banten Siapkan Pra-SPMB, Pendaftaran Siswa Baru Dimulai 10 Juni

Gubernur Banten Larang ASN nya Titip-Menitip di SPMB SMA/SMK Negeri

PMII Banten Gelar Diskusi Publik Kebijakan Pajak, Pemprov Banten Malah Tidak Hadir

Rancangan APBD 2020 yang nilainya mencapai Rp13,03 triliun yang diusulkan Gubernur, memang sudah diunggah ke laman PPID Banten untuk diakses masyarakat, namun itu dipublikasikan setelah nota pengantar raperda APBD 2020 disampaikan ke DPRD Banten.

“Hasil penelitian kami, RAPBD 2020 sudah bisa diakses di website, tapi belum tersosialisasi secara masif sehingga masyarakat gagal dalam memahami dan membaca arah pembangunan Provinsi Banten tahun depan,” urainya.

Mestinya, kata Aco, Pemprpv Banten membuka ruang seluas-luasnya untuk masyarakat dalam rangka partisipasi pembangunan daerah, khususnya pada sektor pelayanan publik. Karena tanpa partisipasi, akhirnya pemerintah akan meraba-raba, bahkan gagap dalam memahami apa yang sebenarnya diinginkan oleh publik, dan apa yang dirasakan serta dikeluhkan oleh publik. “Kami minta Pemprov harus membuka ruang tersebut, adanya partisipasi masyarakat secara tidak langsung akan melahirkan transparansi, dengan begitu pembangunan Banten akan lebih terarah dan jauh dari perilaku koruptif,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Akademi Antikorupsi ICW, Ade Irawan mengungkapkan, APBD sangat rentan dikorupsi di semua provinsi. Menjadi penting bila semua pihak mengawalnya sejak tahap perencanaan. “Modus operandi kejahatan korupsi melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) bukan hanya melibatkan OPD, melainkan juga legislatif. Makanya harus dikawal ramai-ramai sejak awal,” katanya.

Menurut Ade, penyimpangan proyek pembangunan bisa dimulai sejak proses perencanaan. Pihak legislatif atau parlemen daerah, misalnya, sudah menyiapkan perusahaan-perusahaan fiktif yang sudah ditetapkan untuk memenangi tender sebuah proyek. “Kemudian, dilakukanlah mark up (penggelembungan) anggaran untuk menjalani proyek tersebut. Jadi ini harus dicegah,” katanya.

Ia berharap, Pemprov Banten semakin membuka diri dan membuka ruang seluas-luasnya agar semua pihak bisa mengawal pembahasan APBD. “Tahun lalu, Pemprov Banten masuk daerah yang indeks integritasnya masih rendah hasil survei KPK. Sudah saatnya sekarang bangun tata kelola dan budaya antikorupsi di Banten agar lebih baik lagi dengan transparan dalam menyusun APBD,” saran Ade.

Sementara itu, Ketua DPRD Banten Andra Soni mengatakan, pihaknya melakukan pembahasan APBD sesuai aturan, dan secara terbuka mengundang partisipasi masyarakat dalam paripurna APBD. “Kita prinsipnya mengikuti mekanisme pembahasan anggaran berdasarkan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekda Banten Al Muktabar mengatakan, sebelum nota pengantar RAPBD 2020 disampaikan ke DPRD Banten, Pemprov telah menggelar tahapan penyusunan rancangan kebijakan umum anggaran plafon prioritas anggaran sementara (RKUA-PPAS) tahun anggaran 2020. Penyusunan dokumen yang menjadi dasar APBD 2020, difokuskan pada kegiatan yang produktif dan inklusif.

Ia menambahkan, setiap tahun Kemendagri mengeluarkan peraturan tentang pedoman penyusunan APBD. “Penyusunan RKUA PPAS dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Dokumen tersebut disusun berpedoman pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan prioritas pembangunan nasional dalam rencana kerja pemerintah (RKP) 2020,” katanya.

Ia menjelaskan, berdasarkan Permendagri Nomor 33 Tahun 2019, terdapat beberapa pokok pikiran pengalokasian anggaran di 2020. Pertama, terkait belanja hibah kepada KPU, Bawaslu provinsi, kabupaten kota, mengingat di 2020 ada total 270 daerah yang menggelar pilkada. Kedua, penyediaan anggaran pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. Selanjutnya, untuk mendanai urusan pemerintah daerah yang besarannya telah ditentukan. Keempat, fokus APBD adalah pada kegiatan produktif. Kelima, APBD diorientasikan pada upaya pemenuhan kepentingan masyarakat yang bersifat inklusif.

Selain memenuhi pokok pikiran penganggaran, penyusunan APBD 2020 juga berpegangan pada sejumlah prinsip. Pertama, harus sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah. Kedua, tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan yang lebih tinggi. Berikutnya ketiga, berpedoman pada RKPS dan KUA PPAS. Keempat, tepat waktu sesuai tahapan sebagaimana diatur Undang-Undang. Kemudian kelima, harus bersifat transparan, memudahkan masyarakat mengetahui dan mengakses informasi seluas-luasnya tentang APBD. Keenam, bersifat partisipatif dengan melibatkan masyarakat. “Prinsip terakhir adalah tertib, taat pada ketentuan perundang-undangan. Efisien, ekonomis, efektif, bertanggung jawab dengan memerhatikan rasa keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat,” ungkap Al. (den/air/ags)

Tags: Pemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Warga Peponcol: Cuma Perlu Jaga Kebersihan

Next Post

Begadang Buat Kostum, Hingga Datangkan Chef dari Jakarta

Related Posts

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan
Kota Serang

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

by Yusuf Permana
Selasa, 5 Mei 2026 19:44

Gubernur Banten, Andra Soni, saat mengecek kendaraan dinas di lingkungan Pemprov Banten, beberapa waktu lalu. (Foto: Biro Apdim Setda Banten)

Read moreDetails

Dindik Banten Siapkan Pra-SPMB, Pendaftaran Siswa Baru Dimulai 10 Juni

Gubernur Banten Larang ASN nya Titip-Menitip di SPMB SMA/SMK Negeri

PMII Banten Gelar Diskusi Publik Kebijakan Pajak, Pemprov Banten Malah Tidak Hadir

Gubernur Andra Soni Ingin Investasi di Banten Serap Tenaga Kerja Lokal

Bank Banten Komitmen Berikan Layanan Terbaik Bagi Pemda

DPRD Banten Soroti PAD yang Belum Optimal dalam 21 Catatan LKPJ Pemprov Banten 2025

Pemprov Banten Ikuti Kebijakan Pusat, Pajak Kendaraan Listrik Resmi Digratiskan

Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Wagub Banten Soroti Dampak ke PAD

Tujuh Diplomat Hadiri Seba Baduy Hari Ini

Next Post
Begadang Buat Kostum, Hingga Datangkan Chef dari Jakarta

Begadang Buat Kostum, Hingga Datangkan Chef dari Jakarta

Suasana Memanas, Warga Akan Bongkar Paksa Segel SMPN 1 Mancak

Soal Penyegelan SMPN 1 Mancak, Tatu: Silakan Gugat ke Pengadilan

Chat Seru dengan Stiker

Chat Seru dengan Stiker

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Wakil Bupati Tangerang Intan saat meresmikan Bank Sampah Unit Pusat Pemerintah (Puspem) Kabupaten Tangerang, Rabu 6 Mei 2026.

Wakil Bupati Intan Resmikan Bank Sampah Unit Puspem Kabupaten Tangerang

Rabu, 6 Mei 2026 19:37
Kepala DPMPTSP Banten Virgojanti saat menyampaikan capaian realisasi investasi triwulan I di kantor DPMPTSP Banten, Kota Serang, Rabu 6 Mei 2026 (Yusuf)

Tiongkok dan Singapura Jadi Investor Terbesar di Banten Awal Tahun Ini

Rabu, 6 Mei 2026 19:21
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah saat monitoring dapur SPPG.

Amir Hamzah Monitoring Dapur MBG, Tekankan Hal Ini ke SPPG

Rabu, 6 Mei 2026 19:00
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pandeglang, IPDA Sofyan Sopan.

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Laka Maut Melibatkan Kepala DPMPTSP

Rabu, 6 Mei 2026 18:26
Polusi Udara

Pemkot Tangsel Tangani Polusi Udara dengan Shared Responsibility hingga Ekosistem Kendaraan Listrik

Rabu, 6 Mei 2026 16:49
Investasi Hulu Migas Indonesia

Peluang Investasi Hulu Migas Indonesia Makin Menguat di Panggung Global

Rabu, 6 Mei 2026 16:05
Wakil Bupati Tangerang Intan saat meresmikan Bank Sampah Unit Pusat Pemerintah (Puspem) Kabupaten Tangerang, Rabu 6 Mei 2026.

Wakil Bupati Intan Resmikan Bank Sampah Unit Puspem Kabupaten Tangerang

Rabu, 6 Mei 2026 19:37
Kepala DPMPTSP Banten Virgojanti saat menyampaikan capaian realisasi investasi triwulan I di kantor DPMPTSP Banten, Kota Serang, Rabu 6 Mei 2026 (Yusuf)

Tiongkok dan Singapura Jadi Investor Terbesar di Banten Awal Tahun Ini

Rabu, 6 Mei 2026 19:21
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah saat monitoring dapur SPPG.

Amir Hamzah Monitoring Dapur MBG, Tekankan Hal Ini ke SPPG

Rabu, 6 Mei 2026 19:00
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pandeglang, IPDA Sofyan Sopan.

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Laka Maut Melibatkan Kepala DPMPTSP

Rabu, 6 Mei 2026 18:26
Polusi Udara

Pemkot Tangsel Tangani Polusi Udara dengan Shared Responsibility hingga Ekosistem Kendaraan Listrik

Rabu, 6 Mei 2026 16:49
Investasi Hulu Migas Indonesia

Peluang Investasi Hulu Migas Indonesia Makin Menguat di Panggung Global

Rabu, 6 Mei 2026 16:05

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Wakil Bupati Tangerang Intan saat meresmikan Bank Sampah Unit Pusat Pemerintah (Puspem) Kabupaten Tangerang, Rabu 6 Mei 2026.

Wakil Bupati Intan Resmikan Bank Sampah Unit Puspem Kabupaten Tangerang

by Mulyadi
Rabu, 6 Mei 2026 19:37

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Bank Sampah Unit Pusat Pemerintah (Puspem) Kabupaten Tangerang. Kegiatan...

Kepala DPMPTSP Banten Virgojanti saat menyampaikan capaian realisasi investasi triwulan I di kantor DPMPTSP Banten, Kota Serang, Rabu 6 Mei 2026 (Yusuf)

Tiongkok dan Singapura Jadi Investor Terbesar di Banten Awal Tahun Ini

by Yusuf Permana
Rabu, 6 Mei 2026 19:21

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tiongkok menjadi negara dengan nilai investasi terbesar di Provinsi Banten pada Triwulan I Tahun 2026. Total investasinya...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak