SERANG – Kabupaten Serang menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak, Minggu (3/11). Pesta demokrasi tingkat desa yang digelar di 150 desa berlangsung kondusif. Pengamanan ekstra diterapkan Polda Banten yang menjamin kelancaran pesta demokrasi enam tahunan tersebut.
Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir turut meninjau pelaksanaan pilkades didampingi pejabat utama (PJU) Polda Banten. Ada empat desa yang ditinjau Kapolda yaitu Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin; Desa Beberan, Kecamatan Ciruas; Desa Pegadingan, Kecamatan Kramatwatu; dan Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara.“Kehadiran rata-rata (pemilih-red) mendekati 90 persen. Pelaksanaannya sejauh ini berjalan kondusif,” tegas Kapolda.
Kata Kapolda, sebanyak 808 personel dikerahkan dibantu aparatur TNI untuk pengamanan pilkades. Untuk meredam gangguan ketertiban, pengamanan juga dipertebal di lokasi konflik. “Pelaksanaannya berjalan baik. Ini buah kerja sama yang baik antara Polri, TNI, dan masyarakat. Kita harapkan ini (pilkades-red) kondusif sampai selesai,” harapnya.
Ditegaskan Kapolda, pengamanan akan diperpanjang tiga hari ke depan untuk terus menjaga suasana kondusif wilayah. Untuk mengantisipasi konflik, pihaknya mengerahkan tambahan personel dari Brimob dan gabungan dari TNI. “Pengamanan akan dilakukan sampai penghitungan terbuka dan tertutup sampai tiga hari ke depan,” jelas jenderal polisi bintang dua ini.
Selain Kapolda, pencoblosan pilkades serentak juga ditinjau Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum di beberapa TPS. Ulum ingin memastikan pesta demokrasi di desa berjalan lancar, aman, dan kondusif selain memastikan seluruh panitia pilkades menjalankan tugasnya dengan baik.
Ulum memulai pemantauan dari kantor Kecamatan Ciruas dilanjutkan ke Desa Beberan dan Desa Penggalang. Setelah itu, kunjungannya beralih ke Kecamatan Pontang meninjau pemungutan suara di Desa Domas dan Sukajaya dilanjutkan ke Kecamatan Lebakwangi meninjau Pilkades Pegandikan, serta mengunjungi Pilkades Laban di Kecamatan Tirtayasa. Politikus Golkar itu mengkhiri agenda kunjungannya di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kecamatan Carenang, dan Binuang. “Saya melihat langsung, para panitia pilkades menjalankan tugas dengan baik. Alhamdulillah, pilkades berjalan dengan suka cita dan antusias masyarakat juga tinggi,” ujarnya.
Pilkades serentak di Kabupaten Serang merupakan kali ketiga dilaksanakan. Gelombang pertama 118 desa, gelombang kedua 33 desa, dan kemarin merupakan gelombang sebanyak 150 desa.
Ulum berharap, semua calon kepala desa menerima hasil pemungutan suara dan siap menang dan kalah. “Calon kades harus saling menjaga keamanan dan kondusivitas di tengah-tengah masyarakat,” pesannya.
Pasca pemungutan suara, lanjutnya, calon kades harus bisa mengayomi tim sukses (timses) dan pendukungnya agar tidak melakukan tindakan yang merugikan semua pihak dan masyarakat. “Khususnya menjaga soliditas agar tidak ada perpecahan pasca pilkades,” imbaunya. (mg05/jek/alt/ags)









