slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Pakaian Khas Adat Jawa

Aas Arbi by Aas Arbi
18-04-2021 07:42:00
in Sosial Budaya

Foto ilustrasi: pariwisataindonesia.id

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Sudah tepat memang jika negara kita memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika. Sebab memang, nusantara memiliki banyak sekali keanekaragaman. Dari mulai tempat tinggal, bahasa, makanan, adat, kebudayaan, suku, warna kulit, dan yang lainnya. Namun di balik keanekaragaman itu kita tetaplah satu: Indonesia.

Pakaian merupakan salah contoh dari keanekaragam yang kita milki. Dari satu daerah ke daerah yang lain memiliki jenis dan bentuk pakaian yang berbeda-beda. Dan dari sekian banyak jenis pakaian di nusantara tersebutlah pakaian khas adat Jawa. Dan ini juga bentuk serta namanya berbeda-beda. Apa sajakah pakaian khas adat Jawa yang kita miliki itu? Berikut ini uraiannya.

Baca Juga :

Perda RTRW Baru Kota Tangsel Fokus Atasi Persoalan Perkotaan

Wali Kota Tangsel Respons Kritik PKS Soal Belanja Operasi Senlai Rp3,235 Triliun

Benyamin Davnie Kejar Kekurangan Dana Transfer Rp74,41 Miliar pada Perubahan APBD 2026

Andra Soni: Relokasi SMAN 3 Rangkasbitung untuk Tambah Daya Tampung dan Tingkatkan Kualitas Belajar

1. Pakaian Adat Pria Jawa

Pria Jawa mengenakan pakaian adat yang berbeda-beda. Semua tergantung pada jenis acaranya. Ada yang formal dan ada yang non-formal. Dan beda pula dengan pakaian yang dikenakan dalam keseharian. Akan tetapi pada umumnya, pakaian tradisional para pria Jawa itu terdiri atas atasan dan juga bawahan yang berupa celana atau kain.

a. Surjan

Surjan merupakan jenis baju adat Jawa yang memiliki sejarah yang cukup panjang. Pakaian yang satu ini sudah dipakai sejak zaman Mataram Islam. Pemakaiannya sendiri itu dirintis oleh Sunan Kalijaga. Sejak dulu, surjan cuma dipakai oleh kaum bangsawan dan abdi keraton saja. Dan sekarang, surjan secara khusus dipakai oleh abdi keraton di Jawa Tengah.

Surjan sendiri merupakan singkatan dari suraksa janma yang artinya menjadi manusia. Model surhan itu menyerupai kemeja. Ada bagian kerah yang tegak dengan lengan yang panjang. Surjan secara umum dibuat dari kain yang bermotif lurik khas Jawa. Namun pun begitu, ada juga yang menggunakan motif kain bunga.

Banyak kalangan yang menyebut surjan sebagai baju taqwa, sebab memang surjan mempunyai makna religius. Di mana di bagian depan, surjan dilengkapi dengan 6 kancing yang mana hal ini melambangkan rukun iman. Sementara 2 kancing yang lainnya, yaitu yang ada di bagian dada kiri dan bagian kanan menjadi simbol 2 kalimat Syahadat.

b. Jawi Jangkep

Jawi Jangkep merupakan pakaian adat Jawa Tengah. Pakaian ini asalnya dari Keraton Kasunanan Surakarta. Jawi Jangkep dan Jawi Jangkep Padintenan merupakan 2 jenis dari pakaian ini.

Jawi Jangkep termasuk ke dalam pakaian formal. Dipakai hanya saat acara tertentu, misalnya saja upacara adat. Atasannya berwarna hitam. Adapun Jawi Jangkep Padintenan kebalikannya. Pakaian ini bisa dikenakan sehari-hari. Warnanya boleh selain hitam. Kedua jenis pakaian ini, hingga sekarang masih sering digunakan. Bersama dengan keris, setagen, ikat pinggang, barik, selop, 

Destar, atau blangkon.

c. Beskap

Beskap sebenarnya merupakan bagian dari pakaian Jawi Jangkep. Akan tetapi kini seringkali dipakain secara terpisah. Beskap cuma dipakai acara resmi. Misalnya saja pernikahan. Beskap sendiri itu sudah ada sejak akhir abad ke-18, di masa Kerajaan Mataram.

Beskap itu modelnya seperti kemeja lipat. Pada umumnya berwarna polos. Dan dilengkapi kancing di kanan dan kirinya. Adapun di bagian belakang, panjangnya lebih pendek daripada bagian depannya. Hal ini konon berfungsi seperti halnya Jawi Jangkep. Sebagai tempat untuk menyelipkan keris. Gaya Jogja, gaya Solo, gaya kulon, dan gaya beskap landung merupakan jenis-jenis gaya yang digunakan di dalam beskap.

2. Pakaian Adat Wanita Jawa

Seperti halnya pria Jawa, wanita Jawa juga memakai pakaian adat yang berbeda-beda. Ada yang dipakai untuk acara formal, dan ada pula yang dipakai untuk keseharian. 

a. Kebaya Jawa

Kebaya, kini tak hanya ada di Jawa. Di seluruh daerah di Indonesia, banyak juga yang memiliki kebaya. Dan saat ini, model kebaya juga sudah banyak mengalami perubahan serta modifikasi. Ada yang pendek, sedang, dan juga panjang menyerupai tunik. Potongannya pun bisa pas di badan dan juga ada yang longgar seperti baju kurung. Semua diserahkan kepada selera pemakainya.

Banyak ahli yang mengatakan bahwa konon kebaya ini berasal dari adata Tionghoa. Teruma di Batavia. Para wanita Tionghoa zaman dulu memakai kebaya yang kini disebut sebagai Kebaya Encim. Baru setelah itu, kebaya dipakai secara luas dengan model yang semakin beragam.

b. Kemben

Penggunaan pakaian ini sebenarnya tidak kelihatan. Sebab kemben dipakai untuk menutupi bagian dada dari dalam. Kemben sendiri itu terbuat dari kain panjang yang dililitkan dari dada hingga ke bawah pinggul. 

c. Dodot

Dodot sering juga disebut sebagai Sinjang. Dodot ini merupakan kain batik panjang yang berfungsi sebagai penutup tubuh bagian bawah. 

3. Pakaian Pengantin Jawa

Selain pakaian tradisional, ada juga pakaian adat Jawa yang yang hanya dipakai pengantin saat pernikahan.

a. Kanigaran

Kanigaran sebenarnya merupakan dandanan khusus pengantin keluarga kerajaan Kesultanan Yogyakarta. Bajunya disebut sebagai Paes Ageng Kanigaran. Akan tetapi dulu, pada masa pemerintahan Sultan HB IX, riasan ini boleh digunakan masyarakat umum.

Makna dan filosofi pakaian ini sangatlah dalam. Jadinya banyak dipakai sebagai dandanan pengantin Jawa. Terbuat dari bahan beludru hitam dengan tambahan kain dodot atau kampuh di bagian bawahan. 

b. Basahan

Riasan basahan juga banyak digunakan pengantin dari Jawa. Dandanan ini sendiri berasal dari kebudayaan mataram. Akan tetapi sampai sekarang, riasan basahan masih banyak dipakai saat upacara adat pernikahan.

Yang membedakan riasan basahan dan kanigaran ada pada gaya pakaiannya. Kaingaran menggunakan pakaian luar berbahan beludru, di luar kemben. Adapun pakaian basahan tidak ada yang seperti itu. 

Itu dia uraian mengenai pakaian khas adat Jawa. Lumayan rumit juga ya. Akan tetapi jelas, hal ini membuktikan kepada kita bahwa pakaian adat ini memang kekayaan nusantara yang wajib dilestarikan. 

Sudah melihat langsung pakaian-pakaian adat Jawa ini? Sudah saatnya Anda melihatnya. Klik saja https://www.traveloka.com/id-id/tiket-pesawat. Supaya bisa mendapatkan tiket ke Jawa yang mungkin harganya sesuai dengan kantong Anda. Sekalian juga, jalan-jalan ke berbagai tempat wisatanya.

Tapi jangan lupa, tetap disiplin protokol kesehatan ya. Supaya selalu sehat, sehingga jalan-jalan ke Jawa pun menjadi lancar dan menyenangkan. ( *)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Akademisi Nilai Koalisi Partai Islam Bakal Pengaruhi Politik Hukum Islam di Indonesia

Next Post

Menparekraf Ajak Masyarakat Sukseskan Hari Belanja Brand Lokal 2021

Related Posts

Wali Kota Tangsel , Benyamin Davnie.
Tangerang

Perda RTRW Baru Kota Tangsel Fokus Atasi Persoalan Perkotaan

by Syaiful Adha
Senin, 22 Juni 2026 19:21

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID- Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menegaskan implementasi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang...

Read moreDetails

Wali Kota Tangsel Respons Kritik PKS Soal Belanja Operasi Senlai Rp3,235 Triliun

Benyamin Davnie Kejar Kekurangan Dana Transfer Rp74,41 Miliar pada Perubahan APBD 2026

Andra Soni: Relokasi SMAN 3 Rangkasbitung untuk Tambah Daya Tampung dan Tingkatkan Kualitas Belajar

Banyak Orang Siap Jadi Orang Tua Asuh Bayi yang Dibuang di Cilegon

Bupati Tangerang:  Jurusita Pajak Daerah Harus Berintegritas dan Profesional

Ini Alasan SMAN 3 Rangkasbitung Direlokasi

SMAN 3 Rangkasbitung Bakal Direlokasi, Gubernur Andra Soni Turun Tangan Tinjau Lokasi Baru

APDESI dan Kejari Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum

Silpa Disorot Dewan, Wali Kota Tangsel Akui Banyak Program Terlambat Terlaksana

Next Post
Menparekraf Ajak Masyarakat Sukseskan Hari Belanja Brand Lokal 2021

Menparekraf Ajak Masyarakat Sukseskan Hari Belanja Brand Lokal 2021

Harga Tiket Bus Naik Sebelum Larangan Mudik Berlaku

Harga Tiket Bus Naik Sebelum Larangan Mudik Berlaku

Airlangga Hartarto Ternyata Cucu Pejuang Kemerdekaan Asal Sukabumi R.H. Didi Sukardi

Airlangga Hartarto Ternyata Cucu Pejuang Kemerdekaan Asal Sukabumi R.H. Didi Sukardi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Wali Kota Tangsel , Benyamin Davnie.

Perda RTRW Baru Kota Tangsel Fokus Atasi Persoalan Perkotaan

Senin, 22 Juni 2026 19:21
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memberikan pidato di rapat paripurna, hari ini.

Wali Kota Tangsel Respons Kritik PKS Soal Belanja Operasi Senlai Rp3,235 Triliun

Senin, 22 Juni 2026 18:58
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memberikan pidato di rapat paripurna, hari ini.

Benyamin Davnie Kejar Kekurangan Dana Transfer Rp74,41 Miliar pada Perubahan APBD 2026

Senin, 22 Juni 2026 18:51
Gubernur Banten Andra Soni saat memonitoring rencana relokasi SMAN 3 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak (Biro Adpim Setda Banten)

Andra Soni: Relokasi SMAN 3 Rangkasbitung untuk Tambah Daya Tampung dan Tingkatkan Kualitas Belajar

Senin, 22 Juni 2026 18:43
Petugas kepolisian penanganan terhadap bayi perempuan yang ditemukan di dekat aliran sungai kawasan Perum Metro Grand Cendana, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu 20 Juni 2026.

Banyak Orang Siap Jadi Orang Tua Asuh Bayi yang Dibuang di Cilegon

Senin, 22 Juni 2026 18:36
Pengambilan sumpah/janji Jurusita Pajak pada Bapenda Kabupaten Tangerang di Pendopo Bupati, Senin 22 Juni 2026.

Bupati Tangerang:  Jurusita Pajak Daerah Harus Berintegritas dan Profesional

Senin, 22 Juni 2026 18:23
Wali Kota Tangsel , Benyamin Davnie.

Perda RTRW Baru Kota Tangsel Fokus Atasi Persoalan Perkotaan

Senin, 22 Juni 2026 19:21
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memberikan pidato di rapat paripurna, hari ini.

Wali Kota Tangsel Respons Kritik PKS Soal Belanja Operasi Senlai Rp3,235 Triliun

Senin, 22 Juni 2026 18:58
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memberikan pidato di rapat paripurna, hari ini.

Benyamin Davnie Kejar Kekurangan Dana Transfer Rp74,41 Miliar pada Perubahan APBD 2026

Senin, 22 Juni 2026 18:51
Gubernur Banten Andra Soni saat memonitoring rencana relokasi SMAN 3 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak (Biro Adpim Setda Banten)

Andra Soni: Relokasi SMAN 3 Rangkasbitung untuk Tambah Daya Tampung dan Tingkatkan Kualitas Belajar

Senin, 22 Juni 2026 18:43
Petugas kepolisian penanganan terhadap bayi perempuan yang ditemukan di dekat aliran sungai kawasan Perum Metro Grand Cendana, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu 20 Juni 2026.

Banyak Orang Siap Jadi Orang Tua Asuh Bayi yang Dibuang di Cilegon

Senin, 22 Juni 2026 18:36
Pengambilan sumpah/janji Jurusita Pajak pada Bapenda Kabupaten Tangerang di Pendopo Bupati, Senin 22 Juni 2026.

Bupati Tangerang:  Jurusita Pajak Daerah Harus Berintegritas dan Profesional

Senin, 22 Juni 2026 18:23

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Wali Kota Tangsel , Benyamin Davnie.

Perda RTRW Baru Kota Tangsel Fokus Atasi Persoalan Perkotaan

by Syaiful Adha
Senin, 22 Juni 2026 19:21

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID- Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menegaskan implementasi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang...

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memberikan pidato di rapat paripurna, hari ini.

Wali Kota Tangsel Respons Kritik PKS Soal Belanja Operasi Senlai Rp3,235 Triliun

by Syaiful Adha
Senin, 22 Juni 2026 18:58

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID- Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie merespons kritik Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait alokasi Belanja Operasi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak