NGOPI sembari ditemani alunan musik indie itu sudah biasa. Tapi, jika ngopi di Warung Ketan Surabaya, dijamin Anda menemukan sesuatu yang tidak biasanya. Bayangkan, lokasinya di-setting sedemikian rupa hingga menimbulkan aura mistis. Warung itu berlokasi di Jalan Gadung, Jagir, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.
Ketika masuk ke kedai ketan mistis tersebut, sudah ada hantu. Bukan hantu beneran, melainkan hantu-hantuan. Hampir setiap sudut kafe terdapat ornamen-ornamen bernuasa horor. Temboknya saja, tampak seram. Salah satunya, terdapat tulisan “tolooong” dengan cat warna merah menyerupai darah.
Dalam video di medsos TikTok yang diunggah akun @iLL motovlog46 tampak, beberapa meja menyerupai nisan kuburan. Di beberapa titik, ada “kuntilanak” bergelantungan. Ada juga, hantu “suster ngesot”. Lengkap dengan ceceran-ceceran “darah” bekas ngesot di lantainya. Di kursi malas, tampak sesosok “kuntilanak”, sedang duduk santai.
Pelayan kedai juga memakai kostum layaknya kuntilanak. Berambut panjang, tubuh ditutup kain putih menggantung sampai mata kaki. “Kuntilanak” yang satu ini mahir meracik menu pesanan pengunjung, sekaligus mengantarkannya ke pelanggan.
Hingga kemarin (19/10), tayangan video ini disukai lebih 354 ribu warganet. Dan, 19,8 ribu netizen yang berkomentar. Serta, 17,9 ribu video tersebut dibagikan. Beberapa komentar itu di antaranya dari akun @PeluangBisnisNASA: ngopi sambil nyanyi ngopi sambil baca ayat kursi . Lalu, akun @Tutihaero: ngeri banget tiba² hantu yg aslinya ikutan.
Seperti dikutip situs jpnn.com, sang pemilik kedai Dio Bagus menjelaskan konsep tempat usahanya itu sebetulnya sama seperti warung kopi (warkop) pada umumnya. Dia mengaku sempat merasa ada yang kurang menarik saat melihat kedainya hanya terlihat kosong saja. Dio pun memiliki ide memberikan nuansa horor.
“Awalnya dahulu seperti warung pada umumnya, tetapi sudah sekitar setahun terakhir konsep seperti ini saya terapkan,” kata Dio, Minggu (17/10) lalu.
Dia sengaja memilih tema horor karena ingin menampilkan nuansa yang berbeda. Dia ingin menyuguhkan suasana pedesaan dan mistis kepada para pelanggan.
“Konsepnya saya gabungkan. Jadi, seperti ini bentuk desain warung saya. Ini sekaligus agar pengunjung tertarik, karena menghadirkan suasana yang tidak umum,” kata dia. (Asp)










