Dukung KEK Pariwisata Tanjung Lesung
LEBAK-Presiden Joko Widodo akan meresmikan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi I (Serang-Rangkasbitung) pada Selasa (16/11). Prosesi peresmian ini menandai beroperasi sepenuhnya Jalan Tol Serang-Panimbang (Serpan) Seksi I (Serang-Rangkasbitung) sepanjang 26,5 kilometer setelah mendapatkan Sertifikat Laik Operasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 12 November 2021.
Pembangunan Tol Serpan dimulai pada tahun 2017. Proyek Jalan Tol Serang-Panimbang membentang sepanjang 83,677 kilometer dan dibagi menjadi tiga seksi. Yakni Seksi I (Serang-Rangkasbitung) sepanjang 26,5 kilometer dan Seksi II (Rangkasbitung-Cileles) sepanjang 24,1 kilometer yang dikerjakan oleh Konsorsium PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) yang porsi sahamnya terdiri dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 83,42 persen, PT PP (Persero) Tbk sebesar 15,64 persen, dan PT Jababeka Infrastruktur sebesar 0,94 persen. Sementara Seksi III (Cileles-Panimbang) sepanjang 33 kilometer dikerjakan oleh Pemerintah.

Diresmikan Seksi I Jalan Tol Serang-Panimbang akan membuka konektivitas baru bagi masyarakat sekitar untuk dari dan menuju Serang-Rangkasbitung hanya dalam waktu tempuh 15 menit sampai 20 menit.
Direktur Utama PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) Mulyana menuturkan, WSP juga tengah melaksanakan pengerjaan Seksi II Tol Serang-Panimbang yang menghubungkan Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24,1 kilometer yang kini mencapai progres 13,21 persen. Pengerjaan Seksi II diharapkan dapat bersamaan dengan penyelesaian Seksi III ruas Cileles-Panimbang yang diperkirakan menyusul selesai pada akhir tahun 2023 nanti.
Melintasi satu kota dan tiga kabupaten di Provinsi Banten yakni Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang, kehadiran Jalan Tol Serang-Panimbang akan membangun aksesibilitas yang turut mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Banten yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)











