Pemprov Banten melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten mempunyai program penguatan ekonomi perempuan untuk ketahanan keluarga. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat terutama perempuan untuk menunjang perekonomian keluarganya.
Kepala DP3AKKB Provinsi Banten Sitti Ma’ani Nina mengatakan, ada beberapa kriteria perempuan yang menjadi sasaran. “Perempuan sebagai kepala keluarga, penyintas bencana, penyintas kekerasan, dan dari keluarga berpenghasilan rendah,” ujar Nina.
Ia mengatakan, pelatihan yang diberikan adalah tata boga dan membuat tempe. Jumlah perempuan yang dilatih se Provinsi Banten melalui kegiatan tersebut sebanyak 360 orang. Bantuan yang diberikan kepada peserta yang mengikuti pelatihan tata boga adalah mixer dan oven diberikan kepada sebanyak 260 peserta.
Bantuan yanh diberikan kepada peserta yang mengikuti pelatihan membuat tempe dan olahannya adalah berupa kukusan, kacang kedele, ragi, wajan, dan sebagainya. (*)











