TANGERANG-Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima membantah pelaku pembacokan Febriana Pratiwi (14) adalah anggota gangster. Korban yang masih pelajar itu luka akibat aksi tawuran pelajar yang terjadi di Jalan Raya Sepatan-Mauk, Cadas Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/12) lalu.
Deonijiu menepis kejadian yang saat itu viral disebut ulah gangster. Menurutnya sebutan gangster di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota ini tidak ada.
“Sudah diidentifikasi. Yang terjadi adalah tawuran antar pelajar, anak remaja belasan tahun yang berkumpul dalam kelompok masing-masing. Tawuran dilakukan dengan mengundang melalui media sosial untuk bertemu,” kata Kapolres kepada awak media Selasa, (14/12).
Peristiwa tersebut, terang Kapoles terjadi di Jalan Raya Sepatan – Mauk, Cadas Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Di lokasi itu pula aparat kepolisian kerap melaksanakan patroli, termasuk lokasi lain tempat berkumpulnya kelompok remaja tersebut.
“Di pertemuan itulah mereka melakukan aksi tawuran. Biasanya dilakukan di malam hari atau dini hari,” katanya.











