SERANG-Walikota Serang Syafrudin mengatakan bahwa korban banjir di Kota Serang masih ada yang bertahan di tenda pengungsian.
Mereka belum bisa kembali ke rumah masing-masing karena masih terendam air.
“Korban banjir di Kota Serang sekitar 3.000 an orang. Mayoritas sudah pulang ke rumahnya, hanya 40 persen yang masih bertahan di pengungsian, ” kata Syafrudin saat meninjau dan memyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Kasemen, Kamis (3/3/2022).
Kata Walikota, korban banjir yang masih bergahan di tenda pengungsian membutuhkan makanan, pakaian, dan juga lainnya.
“Selama ini alhamdulillah sudah banyak bantuan yang datang dari berbagai pihak, ” katanya.
Syafrudin mengatakan, pihaknya mendesak kepada pemerintah pusat melalui Balai C3 untuk menormalisasi Kali Cibanten.
“Salah satu solusinya secepatnya normalisasi Kali Cibanten, ” ujarnya.
Salah satu bantuan yang datang adalah dari BNPB yang mengangkut satu truk paket bantuan.
Paket bamtuan itu langsung didistribusikan kepada korban banjir. (ahmad lutfi)











