SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam rangka mengantisipasi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menggelar apel kesiapsiagaan dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Nasional di kantor BPBD Provinsi Banten di halaman kantor, Selasa 26 April 2022.
Kegiatan apel kesiapsiagaan yang dihadiri Sekretaris Daerah Al Muktabar dilakukan sebagai langkah meningkatkan kedisiplinan, peralatan, dan menyatukan persepsi personil.
BPBD menyiapkan sirine peringatan dini apabila terjadi gempa bumi yang berpotensi tsunami. Saat ini ada tiga sirine yang terpasang di Banten, yakni Panimbang, Labuan, dan Pasaruan.
“Kita melaksanakan apel kesiapsiagaan untuk meningkatkan kedisiplinan, peralatan dan menyatukan persepsi personil,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana.
Kata dia, Banten merupakan daerah rawan terhadap terjadinya bencana, baik bencana yang disebabkan oleh faktor alam, non alam, dan juga oleh ulah manusia, dari 14 jenis bencana hampir semuanya ada di Provinsi Banten.
“Menyadari kondisi alam yang demikian itu, kita perlu penanganan bencana dengan upaya pengurangan risiko bencana,” katanya.
“Pengurangan risiki dilakukan secara bersama-sama antara aparatur pemerintah, masyarakat, relawan dan dunia usaha, sesuai dengan amanat UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana,” beber Nana.
Nana meminta semua pihak diharapkan mampu untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengambil tindakan pencegahan dan mitigasi bencana, sehingga dapat mengurangi tingkat risiko suatu bencana.
Dengan semakin meningkatnya intensitas bencana dan keragamannya, maka upaya penanggulangan bencana di Banten perlu ditangani secara komprehensif, multi sektor, terpadu dan terkoordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dan relawan. (*)











