SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Keberadaan tempat pembuangan sampah liar, masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemkot Serang. Sehingga Walikota Serang Syafrudin meminta camat dan lurah untuk segera menertibkan tempat sampah liar hingga 10 Agustus 2022.
Syafrudin mengatakan, pada saat keliling lingkungan menghadiri undangan warga, dirinya masih menemukan tumpukan sampah, baik di jalan utama maupun di lingkungan. “Kalau jumlahnya relatif berkurang. Tapi, saya tekankan kepada camat dan lurah agar menyelesaikan sampah liar di wilayahnya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (7/8).
Menurutnya, sampah liar ini mengakibatkan lingkungan kotor dan kumuh. Tak hanya itu, sampah liar mengakibatkan pencemaran lingkungan, sampai dengan penyakit. “Ini masalah bersama yang harus dituntaskan. Jika, terus berlanjut, maka akan berdampak negatif bagi kondisi kingkungan dan kesehatan warga,” katanya.
“Camat dan lurah saya minta jangan bosan, mengingatkan warganya melalui RT dan RW,” tambah Syafrudin.
Menurutnya, penyelesaian persoalan sampah, bukan hanya tugas Pemkot Serang semata, melainkan harus didukung dengan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. “Ya, masyarakat juga harus sadar terhadap lingkungan, jangan membuang sampah sembarangan,” terangnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Farach Richi mengaku sejauh ini terdapat peningkataan positif terhadap pengurangan titik pembuangan sampah di wilayah Kota Serang. “Alhamdulillah, temen-temen perangkat kelurahan aktif berkoordinasi dengan DLH. Makanya kita bisa melihat banyak pengurangan titik sampah liar,” katanya.
“Contoh di depan SD Unyur, sekarang sudah enggak ada. Kita simpan pot bunga disana. Tapi, memang di titik yang lain di Kecamatan Serang ada yang tak mempan sama pot bunga,” tambah Farach.











