SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang melaporkan tercemarnya sungai Cisirih kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang.
Laporan tersebut dibuat setelah banyaknya ikan yang mati di Sungai Cisirih. Hal itu membuat warga di sepanjang bantaran sungai khawatir lantaran sering memanfaatkan air sungai untuk mandi dan mencuci pakaian.
Kepala Seksi Penanggulangan Pencemaran Lingkungan DLH Kabupaten Serang Muas Sisul Haq mengatakan, pihaknya mendapat laporan tercemarnya air Sungai Cisirih dari warga pada 26 Agustus 2022.
“Kami langsung mengecek kualitas air di Sungai Cisirih, karena ada dugaan dari warga air ini sudah tercemar,” kata Muas kepada Radar Banten, Jumat (2/9).
Dijelaskan Muas, dugaan sementara air sungai tercemar Potassium Sianida dengan fenomena banyaknya ikan yg mati. DLH mencoba mengecek air sungainya, sedangkan untuk sampel ikan yang mati dibawa ke kantor pengujian kesehatan ikan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang berlokasi di Desa Umbul Tanjung Cinangka.
“Hasil uji laboratorium baru keluar dua Minggu ke depan,” ujarnya.
Reporter: Daru











