LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Lebak selama beberapa hari terakhir ini menyebabkan aliran Sungai Ciujung dan Ciberang meluap, Kamis 28 Desember 2022.
Bahkan dilaporkan bahwa luapan kedua aliran sungai itu telah memasuki pemukiman warga. Terdapat 2 Kecamatan di Lebak yang terendam banjir yakni Kecamatan Rangkasbitung dan Cibadak.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak Febby Rizki Pratama mencatat di Rangkasbitung sedikitnya ada 150 kepala keluarga (KK) yang terendam luapan air sungai Ciujung.
“Untuk di Rangkasbitung itu ada 150 KK yang rumahnya terendam banjir, tapi untuk di Kecamatan Cibadak kita masih lakukan pendataan, sehingga belum tahu rincian berapa rumah yang terendam,” kata Febby kepada Radar Banten.
Febby mengatakan, ketinggian air dibeberapa titik beragam dari 10-20 centimeter. Namun katanya, saat ini air yang menggenangi rumah warga mulai berlangsur surut.
“Alhamdulillah tadi siang hujannya mereda, sehingga banjir sedikit demi sedikit mulai surut,” kata Febby.
Pihaknya sendiri sudah melakukan asessment kepada warga yang terdampak banjir itu dan juga menyiapkan bantuan logistik. Relawan BPBD juga terus melakukan monitoring ketinggian air di kedua aliran sungai itu.
“Terkini kita cek Tinggi Muka Air (TMA) sungai Ciujung-Ciberang sudah menurun dari status Awas yakni 500 Cm ke status Siaga 2 sekitar 491 Cm. Kita juga sudah cek bendungan Pamarayan dan alhamdulillah aman,” ucapnya.
Walaupun begitu, Febby mengimbau kepada warga untuk selalu waspada akan potensi bencana yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. (*)











