LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak enam rumah warga di Kecamatan Leuwidamar rusak akibat tertimbun tanah longsor pada Selasa 3 Januari 2022.
Relawan BPBD Lebak Kecamatan Leuwidamar Hendi mengatakan, longsor itu diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak sejak Senin (2/1) malam.
Adapun enam rumah itu berada di Desa Lebak Parahiang dan Desa Parahiang.
“Kami menerima laporan dan sudah melakukan assesment bahwa ada empat rumah rusak akibat tertimbun longsor di Desa Lebak Parahiang dengan rincian dua rumah rusak berat dan dua rumah rusak ringan, sementara di Desa Parahiang ada dua rumah rusak sedang,” kata Hendi.
Hendi menuturkan, selain rumah, longsor juga terjadi di beberapa ruas jalan di Kecamatan Leuwidamar. Seperti di jalan Kampung Ciranca dan Kampung Lengsir di Desa Leuwidamar.
Longsor menyebabkan kedua akses jalan itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
“Longsor menyebabkan jalan ambles di Kampung Ciranca dengan diameter panjang lima metee dan lebar dua meter. Sedangkan di Kampung Lengsir longsor menutup separuh badan jalan dengan panjang longsoran sepuluh meter dan tinggi lima meter. Kedua akses jalan itu kini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja,” kata Hendi.
Di Desa Parahiang ada tiga titik longsor, yakni di Kampung Baok, Kampung Cibeas, dan Kampung Pasar.
Di Desa Cisimeut Induk, tepatnya Kampung Hantap, longsor telah menutup akses jalan sepanjang 40 meter dengan lebar 5 meter.
“Longsor juga terjadi di Jalan Raya Cisimeut, arah Desa Wisata Baduy tepatnya di Kampung Kipar. Longsor itu panjangnya lima meter dan tiga meter. Kendaraan roda empat masih bisa dilalui kendaraan roda empat namun hanya satu jalur saja,” ucapnya.
Kini, BPBD Lebak tengah berkoordinaai dengan DPUPR dan dibantu warga melakukan evakuasi material longsor di beberapa titik jalan itu.
“Alhamdulillah korban nihil, dan sekarang kita lagi evakuasi material longsor yang menutupi badan jalan itu,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono











