SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Adit (19) santri dari Pondok Pesantren Cangkudu, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh 10 orang. Korban dikeroyok setelah dibawa saat sedang mengaji.
Pengasuh Ponpes Cangkudu, KH Oni mengatakan kasus penculikan yang berlanjut ke pengeroyokan tersebut terjadi sekira satu bulan yang lalu. Ketika itu, korban sedang mengaji dan dijemput oleh tiga orang pelaku.
“Kejadiannya sudah satu bulan yang lalu. Santri saya ini kebetulan lagi ngaji lalu dijemput oleh pelaku yang berjumlah tiga orang,” kata Oni kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis 12 Januari 2023.
Oni mengungkapkan, penjemputan santrinya tersebut dia anggap sebagai penculikan. Oleh ketiga pelaku, korban dibawa di Kampung Singapadu, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang. “Dibawa ke daerah Curug, saat tiba di lokasi ada tujuh pelaku lain. Mereka ini semuanya (pelaku-red) santri juga,” kata Oni.
Saat berada di lokasi, korban sambung Oni langsung menjadi sasaran pengeroyokan oleh para pelaku. Korban yang tidak bisa melawan akhirnya babak belur akibat dihajar santri yang diketahui berasal dari Pandeglang tersebut. “Dipukuli di bagian kepala dan perut,” ujar Oni.











