SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten mencatat hingga kini proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) sudah mencapai 91 persen.
Hal itu diungkapkan oleh Komisioner KPU Banten, Agus Sutisna. Katanya, jumlah total DP4 hasil sinkronisasi atau daftar pemilih sebagai bahan coklit di Banten itu sebanyak 8.875.690 orang. Dan saat ini, Pantarlih di delapan Kabupaten dan Kota se Banten sudah melakukan coklit kepada 8.045.766 orang.
“Itu semua data per saat ini. Tentu sore data tersebut akan berubah. Hari terakhir coklit itu Selasa 14 Maret 2023,” kata Agus kepada Radar Banten, Sabtu 11 Maret 2023.
Agus menuturkan, hingga kini pihaknya sudah mencoret 120 ribu data pemilih di Banten. Ratusan ribu data pemilih itu dicoret bukab tanpa alasan, sebab berdasarkan hasil coklit data-data itu tidak memenuhi syarat alias TMS.
“Pemilih TMS hasil coklit sebanyak 120 ribuan, paling banyak karena meninggal dunia disamping pindah domisili, alih statu jadi TNI atau Polri,” katanya.
Walaupun begitu, pihaknya juga memprediksi akan ada 211.967 potensi pemilih baru yang akan memiliki hak suara di Pemilu 2024 nanti.
” Iya tentu, jumlahnya msh mungkin bertambah, termasuk dibawah umur,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : merwanda











