SERANG, RADARBANTEN. CO.ID – Cuaca di Indonesia dalam beberapa hari terakhir ini terasa sangat panas, hal itu dipicu oleh adanya gelombang panas alias Heatwave. Bahkan, di daerah Ciputat, BMKG mencatat suhu maksimum hariannya mencapai 37,2 derajat Celcius.
Sementara di Banten suhu udaranya mencapai 35 Derajat Celcius. Suhu panas bulan April di wilayah Asia secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari, namun lonjakan panas di wilayah sub-kontinen Asia Selatan, kawasan Indochina dan Asia Timur pada tahun 2023 ini termasuk yang paling signifikan lonjakannya.
Para pakar iklim menyimpulkan bahwa tren pemanasan global dan perubahan iklim yang terus terjadi hingga saat ini berkontribusi menjadikan gelombang panas semakin berpeluang terjadi lebih sering
Menanggapi hal itu, Sukmawijaya, Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Banten meminta kepada warga Banten untuk mewaspadai potensi bencana yang dapat ditimbulkan oleh gelombang panas itu. Adapun potensi bencana yang dimaksud ialah kebakaran hutan dan lahan.
“Ya bisa jadi kalau cuaca panas seperti ini banyak pemicunya, tadi saya lihat mobil teman saya di Bandung meledak karena ada korek api didalam mobil yang terkena suhu panas. Nah untuk didaerah yang perlu kita waspadai itu kebakaran hutan dan lahan, ” kata Sukma kepada Radar Banten, Kamis 27 April 2023.
Sukma mengatakan, kebakaran hutan dan lahan bisa terjadi di daerah gambut terutama yang berada didekat tambang batubara. Katanya, batu bara yang terkena suhu panas bisa menyebabkan percikan api, yang dapat memicu kebakaran lahan.
“Kalau daerah gambut di Banten itu mungkin tidak ada, tidak seperti di Sumatera. Namun potensi itu harus tetap kita waspadai,” ucapnya.
Ia pun meminta kepada warga untuk tidak secara asal membakar sampah maupun limbah organik seperti ilalang dan lain-lainnya. Sebab, dicuaca panas seperti ini api bisa dengan mudah menyambar daerah sekitar.
Sukma juga meningatkan warga untuk lebih menjaga kesehatan, sebab wilayah Banten diprediksi akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan Mei hingga Augustus 2023 nanti.
“Kita harus waspada akan setiap potensi bencana yang dapat terjadi, dan sekarang yang paling penting kita juga harus dapat menjaga kesehatan. Perbanyak minum air putir biar bisa terhindar dari dehidrasi, ” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Ahmad Lutfi











