SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Demi mengurangi angka kemiskinan ekstrem, Dinas Sosial Kota Serang telah menyiapkan dua program untuk usaha masyarakat.
Diketahui, berdasarkan data Kementerian Koordiantor Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, angka kemiskinan ekstrem di Kota Serang mengalami penurunan.
Angka kemiskinan ekstrem di Kota Serang pada tahun 2021 sebanyak 7.315 jiwa. Pada tahun 2022 turun menjadi 7.205 jiwa.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinsos Kota Serang, Toyalis mengatakan bahwa ada beberapa upaya yang telah disiapkan oleh pihaknya untuk menangani kemiskinan ekstrem di Kota Serang.
“Ada beberapa dari Dinsos yang kita upayakan dari sesi fakir miskin,” ujar Toyalis, Minggu, 21 Mei 2023.
Beberapa program yang disiapkan tersebut dicanangkan oleh pihaknya untuk membantu peningkatan pendapatan masyarakat Kota Serang.
“Misalnya ada kegiatan namanya KUBE (Kelompok Usaha Bersama). Di sana ada beberapa orang nanti bikin kelompok namanya KUBE. Nanti kita berikan seperti tenda hajat untuk bisa disewakan,” kata Toyalis.
Selain KUBE, ia juga telah menyiapkan program khusus bagi para pedagang kecil untuk membantu ekonomi produktif.
“Kemudian ada juga Program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk pedagang kecil, warung-warung gitu,” katanya.
Ia berharap, dalam program yang sudah dijalankan oleh Dinsos Kota Serang dapat mengurangi angka kemiskinan ekstrem tersebut.
“Ke depan, kalau bagi Dinsos yang penting masyarakat kebutuhannya terpenuhi. Artinya kemiskinan ekstrem ini kan pendapatan yang sangat rendah. Mudah-mudahan dengan adanya pendapatan meningkat, kemiskinan ekstrem akan berkurang kan gitu,” ujarnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











