SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Serang Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Mohammad Wahyu Agusti, melakukan reses di Kecamatan Anyar dan Kecamatan Cinangka.
Dalam reses tersebut, banyak warga yang mengeluhkan soal pengelolaan sampah yang belum tertata hingga keberadaan penerang jalan umum (PJU) yang masih minim.
Mohammad Wahyu Agusti menyampaikan, dalam reses di dua desa tersebut, pihaknya menerima banyak keluhan dari Masyarakat. Keluhan yang paling menonjol antara lain soal minimnya PJU dan pengelolaan sampah.
“Pengelolaan sampah dinilai belum baik, dapat dilihat dari masih banyaknya sampah-sampah yang berserakan di pinggir jalan,” kata Wahyu.
Kemudian, keterbatasan PJU juga menjadi keluhan yang paling banyak yang ia terima. Baik itu PJU di jalan desa, kabupaten, hingga jalan nasional.
“Jangankan di kampung-kampung, di jalan nasional saja masih sangat minim PJU nya, jadi kalau malam itu suasananya gelap,” ujar Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Padahal, kata Wahyu, Anyar-Cinangka merupakan objek wisata andalan Kabupaten Serang bahkan Provinsi Banten. Kondisi jalan yang gelap dapat membuat citra wisata di kawasan tersebut menjadi kurang diminati.
“Yang namanya objek wisata, tentu harus didukung oleh sarana prasarana yang baik, salah satunya soal penerangan jalan, kalau pengunjungnya sepi, Pemkab Serang juga bisa kehilangan PAD nya,” ujarnya.
Karena itu, Wahyu berharap persoalan PJU di wilayah Kecamatan Anyar dan Kecamatan Cinangka dapat diprioritaskan. Ia juga memastikan akan menyampaikan keluhan tersebut kepada Pemkab Serang.
“Tentu nanti setelah selesai masa reses saya akan menyampaikannya ke Ibu Bupati dan OPD terkait, saya juga akan mengawal agar keluhan Masyarakat tersebut dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak








