TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Tersangka pembunuh Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria berhasil dibekuk tim gabungan Subdit Umum Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Tangsel.
Pelaku FT ditangkap satu hari setelah menikam GO, asal Nigeria, di pintu gerbang Apartemen Paragon, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Minggu dini hari, 9 Juli 2023.
Wakapolres Kota Tangsel, Kompol Yudi Permadi menceritakan, kasus bermula saat pelaku FT bersama teman-temannya tengah nongkrong sambil meminum minuman keras di trotoar depan minimarket Apartemen Paragon Village Binong pada Sabtu, 9 Juli 2023, pukul 21.00 WIB.
Kemudian, pada pukul 24.05 WIB korban GO mengendarai sepeda motor matik dengan kecepatan tinggi masuk ke area Apartemen Paragon Village dan sesaat memberhentikan kendaraannya tepat di depan FT dan teman-temannya yang nongkrong. Setelah itu korban kembali tancap gas.
Beberapa saat kemudian, korban datang kembali ke tempat tongkrongan pelaku sambil menggeber kendaraannya.
“Pelaku yang kesal dan tersinggung kemudian meneriaki korban. Tapi bukannya berhenti, korban justru menambah kecepatan sepeda motornya,” ujar Yudi.
Pelaku yang sedang dipengaruhi minuman keras akhirnya mengejar korban dan berhasil memberhentikan korban, lalu menusuk perut dan dada korban.
Korban yang berusaha menghindar mencoba melarikan diri, namun berhasil dikejar kembali oleh pelaku.
“Kemudian untuk kedua kalinya, pelaku kembali menusuk korban berkali-kali,” ujar Yudi.
Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka pada bagian kepala, punggung, dada, perut, lengan kiri, dan lengan kanan. Korban yang sempat dibawa ke rumah sakit akhirnya tewas kehabisan darah.
Menurut Yudi, usai membunuh GO, tersangka pulang ke kontrakannya di Kampung Babakan, Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Setelah itu melarikan diri ke wikayah Depok.
“Tersangka kemudian kita tangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Margonda, Depok,” jelas Yudi.
Yudi mengatakan, setelah dilakukan interogasi, tersangka mengakui menikam korban menggunakan pisau dapur bergagang plastik warna cokelat yang sudah lama disimpan di jok motor miliknya.
“Adapun motif tersangka melakukan perbuatan tersebut karena tersangka merasa tersinggung kepada korban saat menaiki sepeda motor dengan kecepatan tinggi di depan tersangka yg sedang nongkrong bersama temannya,” jelas Yudi. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono











