LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pengelolaan Parkir Pasar Rangkasbitung menuai kritikan dari masyarakat. Pengelolaan parkir di Pasar Rangkasbitung dinilai tidak profesional.
Menanggapi kritik tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Terminal dan Perparkiran, Dishub Lebak, Asep Topik Hidayat, menyebutkan capaian retribusi parkir dari Januari sampai Agustus 2023 untuk Jalan Sunan Kalijaga, Pasar Rangkasbitung, sudah mencapai 66,78 persen.
“Apabila dinominalkan mencapai Rp 109.620.000 khusus untuk parkir Sunan Kalijaga, Pasar Rangkasbitung, dari target Rp 164.160.000 per tahun,” katanya, Rabu, 23 Agustus 2023.
Untuk area parkir Pasar Rangkasbitung, Asep menyampaikan, pengelolaannya dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak.
“Untuk area Pasar Rangkasbitung itu ada pada pihak Disperindag dalam pengelolaan parkirnya,” ucapnya.
Data Dishub Lebak, untuk semua parkir dari target retribusi Rp 407.760.000, baru mencapai Rp 255 juta dari Januari sampai Agustus 2023.
Namun, terkait dengan kritik pengelolaan parkir yang dianggap tidak profesional, Asep mengatakan, akan ada pengelolaan lebih baik.
“Untuk area parkir Tirtayasa Pasar Rangkasbitung rencananya akan dipihakketigakan, cuma saat ini masih menunggu lelang pengelolanya,” kata Asep.
Asep optimistis, capaian PAD dari semua akan mencapai target dengan waktu yang masih tersisa hingga empat bulan.
“Jadi kita masih ada waktu yah sekitar empat bulan yah, jadi Insya Allah tercapai ya. Mudah-mudahan di bulan Desember nanti, bisa 100 persen semuanya tercapai. Seperti tahun lalu kita mencapai 100,2 persen bahkan,” ujarnya. (*)
Reporter : Nurandi
Editor: Agus Priwandono











