RADARBANTEN.CO.ID – Ketika dunia mulai menerapkan transformasi digital, masa depan pendidikan berkembang pesat.
Di era digital ini, teknologi telah menjadi alat penting di kelas, membuka kemungkinan-kemungkinan baru dalam belajar dan mengajar. Salah satu perusahaan yang berada di garis depan revolusi ini adalah Smartfren, penyedia solusi digital terkemuka.
Dengan memanfaatkan kekuatan teknologi, Smartfren memungkinkan pengalaman belajar yang lebih personal dan interaktif bagi siswa. Dari ruang kelas virtual hingga buku teks interaktif, Smartfren menjembatani kesenjangan antara pendidikan tradisional dan digital.
Oleh karena itu, Smartfren Community Kabupaten Serang Kembali mengajak masyarakat untuk melek digital. Kali berkolaborasi dengan Sekolah Guru Indonesia (SGI), belum lama ini Smartfren Community menggelar pelatihan guru pintar era digital yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiah Negeri (MIN) 3 Kabupaten Serang.
Pelatihan ini dihadiri oleh ratusan guru yang berasal dari berbagai madrasah ibtidaiah (MI) di Kabupaten Serang. Pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas guru sebagai pendidik yang akan mencerdaskan anak bangsa.
Leader Smartfren Community Kabupaten Serang Leo Ikals mengatakan, di era milenial apapun profesinya harus melek digital.
“Profesi apapun harus didukung dengan kemampuan teknologi, terlebih seorang guru. Pentingnya melek teknologi di abad 21 bagi dunia pendidikan berfungsi untuk menambah informasi, meningkatkan kemampuan belajar, membuat materi belajar yang lebih menarik sehingga minat belajar siswa semakin meningkat,” ungkap Leo Ikals di sela-sela acara.
Head of Development Smartfren Community Dani Akhyar menambahkan,seorang guru pun harus jadi seorang produsen konten.
“Sebagai guru pintar era digital, kita harus mampu mengubah mindset konsumen konten menjadi produsen konten. Smartfren hadir untuk membantu para guru untuk berani menjadi content creator,” ungkap Dani Akhyar.
Habib Alwi Jamalulel yang menjadi pemateri pada pelatihan juga menjelaskan bahwa seorang guru harus mempunyai potensi pedagogik agar pembelajaran yang diberikan agar lebih dinamis dan menyenangkan, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan maksimal.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Suhaemi menyambut baik pelatihan guru pintar era digital. Pelatihan semacam ini sangat diminati para guru.
“Saya senang dengan antusias para guru yang hadir pada hari ini. Saya berharap agar para guru tidak berhenti untuk selalu belajar untuk memperbaiki cara mengajarnya pembelajarannya menyenangkan,” ungkapnya.
Para peserta pada kegiatan berharap pelatihan ini terus berlanjut karena mereka jarang mendapatkan pelatihan dan mereka juga merasakan adanya insight baru cara mengajar setelah mengikuti pelatihan ini. (*)
Editor : Aas Arbi










