SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggaran perubahan pada APBD Pemprov Banten tahun anggaran 2023 mengalami defisit. Defisit itu karena ada ketimpangan antara anggaran belanja dengan pendaptan daerah.
Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Banten M Faizal mengatakan, pada APBD Perubahan terdapat alokasi belanja untuk berbagai program yang nilainya mencapai Rp11,963 triliun.
“Kita terdapat defisit pada APBD perubahan nanti yang mencapai Rp68 miliar sebab pada APBD perubahan kita terdapat belanja yang lebih besar dari pendapatan yakni Rp11,963 trilun untuk belanja, sementara pendapatan hanya Rp11,864 triliun,” kata M Faizal saat ditemui usai rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2023 di DPRD Banten, Kota Serang, Selasa, 12 September 2023.
Melihat adanya defisit itu, Faizal mendorong kepada Pemprov Banten untuk terus melakukan segala upaya dalam meningkatkan pendapatan daerah, salah satunya dengan mengoptimalisasi sektor pajak daerah.
“Kita mendorong supaya pendapatan daerah kita meningkat, khususnya dari pajak daerah,” ucapnya.
Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah sangatlah penting mengingat kondisi Banten yang masih memerlukan banyak biaya untuk melakukan pembangunan dan peningkatan sarana infrastruktur khususnya di bidang pendidikan.
“Peningkatan pendapatan sangat penting karena adanya kebutuhan dalam pembiayaan mengenai bidang pendidikan dan juga pembiayaan mengenai hal infrastruktur dan kesehatan,” ujarnya.
Selain itu, peningkatan PAD juga akan berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan mempercepat rencana pembangunan jangka menengah daerah alias (RPJMD).
Faizal yang juga Ketua Komisi III DPRD Banten ini menyebut, terdapat beberapa sektor perpajakan yang bisa digali lagi potensinya yakni pajak air permukaan. Perolehan pajak pada sektor itu masih sangat rendah, padahal Banten kaya akan sumber air permukaan.
“Yang penting upaya dari provinsi ialah bagaimana mendorong supaya mereka yang ingin mengambil air permukaan, bisa mendapatkan kemudahan. Kita berharap pendapatan kita tahun ini bisa meningkat sehingga bisa menutupi defisit itu,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : Aas Arbi











