TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Pemasaran topi anyaman bambu hasil produksi para para perajin Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, masih konvensional. Kondisi ini membuat omset yang dihasilkan perajin kecil dan lambat berkembang.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Jambe Yudi Asmara menuturkan, untuk kelangsungan produksi perajin topi anyaman bambu yang dibutuhkan adalah teknis pemasaran hasil produksi. Karena sejauh ini perajin masih menggunakan cara konvensional untuk pemasaran.
“Masih menggunakan metode berjualan dari mulut ke mulut dan menjual ke pedagang di pasar tradisional, sehingga cenderung lambat dan omsetnya masih kecil,” kata Yudi, Kamis, 28 September 2023.
Untuk itu, pihaknya akan mendorong pelatihan teknis pemasaran secara online bagi para perajin. Sehingga menarik investor memberikan bimbingan teknis. “Bisa saja dari provider turun langsung untuk melatih pemasaran bagi perajin,” kata Yudi.
Selama ini Yudi mengaku telah berupaya mendukung perajin topi anyaman bambu agar dapat berkembang. Dukungan ini diberikan untuk pengembangan pelaku usaha kecil menengah (UMKM) di Kecamatan Jambe.
“Supaya tetap eksis, kami sudah mendukung dan me-support sebanyak delapan pengrajin topi bambu tersebut di Kecamatan Jambe,” ungkap Yudi.
Salah satu dukungan konkret itu adalah menggandeng Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar kegiatan optimalisasi pemberdayaaan masyarakat dan UMKM. Kegiatan yang juga dilakukan bersama Bappeda Kabupaten Tangerang itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan perajin anyaman topi bambu, sebagai karya seni anak bangsa sejak ratusan tahun.
“Jadi, topi anyaman dari bambu ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu, lebih tepatnya dari jaman kolonial Belanda sudah ada,” kata Yudi.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Perajin Topi Bambu Rahman menambahkan, ada sekitar delapan perajin topi anyaman bambu di Kecamatan Jambe. Perhatian Pemkab Tangerang untuk memfasilitasi pemasaran, pendampingan, dan suntikan modal diharapkan oleh para perajin.
“Sehingga para pengrajin topi bambu ini dapat berkembang maju sesuai harapan,”singkatnya.
Editor: Merwanda











