LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menginformasikan prakiraan cuaca yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Bahwa, hujan diprediksi akan turun pada November 2023.
Kemarau saat ini berdampak pada kekeringan yang mengakibatkan krisis air bersih dan gagal panen.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, hasil dari briefing dengan BMKG, awal musim hujan di beberapa daerah di Kabupaten Lebak akan terjadi pada November 2023.
“Tetapi untuk terjadi hujan belum diketahui apakah akan terjadi pada awal bulan atau pertengahan bulan November, yang jelas, pada bulan November sudah turun hujan,” katanya, Senin, 2 Oktober 2023.
Dijelaskan Febby, hujan tidak terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Lebak. Namun, akan terjadi pada sebagian wilayah Lebak Utara.
“Jadi belum merata semua, jadi hujan di bulan November itu akan terjadi di bagian Lebak Utara. Untuk di bagian Selatan, diprediksi belum turun hujan,” ujarnya.
Selama musim kemarau terjadi pada Juni hingga Oktober 2023, kekeringan sangat berdampak pada masyarakat yang kesulitan air bersih dan lahan pertanian yang gagal panen.
Dari data BPBD Kabupaten Lebak, total ada 20 kecamatan dan 48 desa di Kabupaten Lebak yang terdampak kekeringan selama Juni hingga Oktober 2023.
Febby mengimbau kepada warga untuk tetap bersabar karena saat ini masuk puncak musim kemarau. Ia berharap, kemarau segera cepat berakhir.
“Untuk tetap bersabar, dan warga bisa kembali bercocok tanam kembali dan bisa kembali panen,” ujarnya. (*)
Reporter : Nurandi
Editor: Agus Priwandono











