SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Besok, 4 Oktober 2023, Provinsi Banten genap berusia 24 tahun. Walikota Serang, Syafrudin, pun mengkritik Pemerintah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terkait permasalahan yang masih ada di Kota Serang.
Syafrudin mengatakan, masalah yang pertama adalah Pemkot Serang ingin agar Pemprov Banten menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) untuk memastikan bahwa Ibukota Provinsi Banten adalah Kota Serang.
Pasalnya, kata Syafrudin, Pemkot Serang sudah mengusulkan hal tersebut kepada Pemprov Banten beberapa tahun lalu. Namun, hingga saat ini belum ditindaklanjuti.
“Sebenarnya dari Pemkot sudah mengusulkan ke Provinsi agar dibuat Perda tentang Ibukota Provinsi Banten. Kita sudah mengusulkan dari beberapa tahun yang lalu, namun tidak ada tindak lanjut sampai sekarang,” ujar Syafrudin usai melakukan rapat Forkopimda di Puspemkot Serang, Selasa, 3 Oktober 2023.
Penetapan Ibukota Provinsi Banten itu penting. Mengingat, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten, hanya menyebutkan Ibukota Provinsi Banten berada di Serang. Padahal, ada Kota Serang dan Kabupaten Serang.
“Kita sudah mengusulkan tertulis untuk dijadikan Kota Serang ini statusnya Ibukota Provinsi Banten, jadi tidak berbunyi Ibukota Provinsi Banten ada di Serang, tapi di Kota Serang, kalau Serang itu kan bagian dari Kabupaten Serang juga,” tuturnya.
Syafrudin mengatakan, apabila Kota Serang secara aturan disebutkan jelas sebagai Ibukota Provinsi Banten, maka bantuan keuangannya harus dibedakan dengan daerah lainnya.
“Tahun kemarin itu hanya Rp 10 miliar, tahun ini Rp 25 miliar. Penginnya kita lebih besar dari daerah lain, karena kita itu Ibukota Provinsi Banten,” kata Syafrudin.
Meski mendapatkan bantuan yang dinilai kecil, Syafrudin mengaku, pihaknya masih tetap mengandalkan APBD Kota Serang kendati masih mengalami kekurangan untuk pembangunan.
Namun, apabila Pemprov Banten tidak bisa memberikan bantuan secara maksimal, seharusnya mereka membantu Kota Serang untuk melakukan pembangunan sesuai yang dibutuhkan.
“Pembangunan kita terus jalan sesuai dengan APBD kita. Kemudian upaya kita dari Provinsi itu kalau pun bantuan keuangan tidak maksimal, saya minta pembangunannya ada di Kota Serang, apa saja yang dibutuhkan oleh kita,” ucapnya.
“Setiap tahun pembangunan di Kota Serang berjalan dengan bagus. Tapi kalau bantuannya besar, itu hasilnya juga akan banyak,” imbuhnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











