CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Karena dinilai mencemari lingkungan warga, mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) mendesak agar stockpile batu bara di Lingkungan Karang Tengah, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon ditutup.
IMC mengaku akan mengawal persoalan pencemaran yang tengah dihadapi masyarakat hingga keinginan masyarakat yaitu agar tempat tersebut ditutup terpenuhi.
Ketua IMC Arifin Solehudin menjelaskan, masyarakat sudah mengeluhkan aktivitas stokcpile batu bara tersebut.
“Warga mengeluh seperti debu dan bau seperti belerang yang masuk kepermukiman warga,” ujarnya.
Masyarakat sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan pihak tempat stockpile tersebut.
Kondisi itu diperparah dengan tidak ada jaminan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Selain itu juga sampai hari ini, masyarakat masih mempertanyakan persoalan Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan tersebut.
“Mengacu pada UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 04 Tahun 2021 tentang Daftar Usaha dan/atau Kegiatan yang wajib memiliki AMDAL, UKL/UPL, dan SPPL, jika sampai hari ini belu memiliki izin maka hari ini juga stockpile itu harus tutup,” paparnya.
Mahasiswa berharap Pemerintah Kota Cilegon mengambil langkah tegas terhadap persoalan dampak lingkungan stockpile batu bara tersebut. (*)
Reporter Bayu Mulayana
Editor : Merwanda











