LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Musim kemarau membuat harga cabai di Pasar Rangkasbitung naik.
Kenaikan tertinggi harga cabai di pasar ini, terjadi pada cabai merah. Naik Rp 50 ribu per kilogram pada Jumat, 6 Oktober 2023, dari harga sebelumnya Rp 44 ribu per kilogram.
Kenaikan tersebut terjadi pada semua jenis cabai, di antaranya, cabai keriting jadi Rp 42 ribu per kilogram, cabai rawit oranye jadi Rp 43 ribu per kilogram, dan cabai rawit hijau jadi Rp 41 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai di Pasar Rangkasbitung terjadi sejak September 2023.
Pedagang cabai di Pasar Rangkasbitung, Tobri, mengatakan bahwa selama kenaikan harga cabai, banyak pembeli yang protes karena harganya tak kunjung turun.
“Mau gimana lagi, dari petaninya udah mahal ya. Saya banyak diprotes karena harga cabai mahal terus saat ini,” katanya, Jumat, 6 Oktober 2023.
Pedagang cabai lainnya, Meti, berharap agar harga cabai bisa kembali turun dan stabil.
“Setiap pembeli pasti banyak nawar, harapan saya semoga harganya segera stabil. Supaya pembeli juga tidak keberatan dan saya juga enggak rugi besar,” ungkapnya.
Fenomena El Nino saat ini berdampak pada kemarau panjang, sehingga banyak petani cabai yang gagal panen akibat lahannya kekeringan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat menyebutkan, fenomena El Nino sangat berdampak pada petani cabai, sehingga mempengaruhi harga.
“Yang pasti efek El Nino berdampak signifikan, sehingga memengaruhi harga cabai yang saat ini tinggi di pasaran,” tuturnya.
Dari prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau akan terjadi pada Oktober ini. Sementara, hujan diprediksi akan turun pada awal November 2023. (*)
Reporter : Nurandi
Editor: Agus Priwandono











