PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang memberikan tanggapan terkait kritikan warga Pandeglang soal Alun-alun Pandeglang yang gelap.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) pada Dishub Pandeglang M. Zaenudin, mengungkapkan bahwa mengenai lampu yang padam tersebut, pihaknya masih menunggu anggaran perubahan hingga akhir tahun 2023.
“Khusus untuk wilayah perkotaan, kami masih menunggu anggaran perubahan yang dijadwalkan pada akhir tahun ini. Kami berharap lampu penerangan jalan umum akan kembali menyala seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Senin 9 Oktober 2023.
Ia menjelaskan bahwa tanggung jawab Dishub Pandeglang terbatas pada penerangan jalan umum (PJU) di perkotaan. Sedangkan masalah lampu taman yang padam adalah wewenang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang.
“Lampu-lampu taman adalah urusan DLH, kami berfokus pada penerangan jalan umum. Kami siap untuk merespons dan memperbaiki lampu PJU yang mati, namun kami perlu menunggu anggaran perubahan untuk melakukan tindak lanjut,” jelasnya.
Mengenai lampu PJU yang padam di wilayah perkotaan Pandeglang, terutama di sekitar Alun-alun Pandeglang, ia menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha memperbaikinya begitu anggaran perubahan tersedia.
“Kami akan meninjau anggaran terlebih dahulu, dan jika memungkinkan, kami akan segera memperbaiki lampu PJU yang tidak berfungsi di wilayah tersebut. Namun, untuk lampu taman, itu adalah tanggung jawab DLH yang fokus pada pemeliharaannya,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor : Aas Arbi











