SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kota Serang sebut program percepatan pembangunan hingga saat ini sudah mencapai 60 persen.
Pasalnya, pihaknya ingin seluruh program pembangunan yang menjadi visi misi Walikota Serang, Syafrudin, dan Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin, selesai pada akhir masa jabatan mereka.
Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi mengatakan, secara keseluruhan program pembangunan di Kota Serang yang berada di OPD-nya masih 40 persen lagi untuk diselesaikan.
“Kalau untuk secara keseluruhan percepatan pembangunan di DPUPR ini untuk beberapa program kegiatan hingga bulan Oktober ini sudah mencapai 60 persen. Karena di sisanya 40 persen, sebab masa akhir kontraknya itu di bulan Desember,” ujarnya, Kamis, 26 Oktober 2023.
Iwan mengatakan, pihaknya sudah mendorong pihak pelaksana agar pembangunan di Kota Serang bisa lebih dipercepat lagi untuk diselesaikan.
“Kami selaku dinas teknis yang menangani persoalan pembangunan, mendorong kepada pihak pelaksana untuk selesai diakhir November,” katanya.
“Sehingga nanti sudah bisa dinyatakan 100 persen pembangunan selesai di Kota Serang,” tambahnya.
Iwan menjelaskan, program DPUPR Kota Serang terdapat pembangunan prioritas seperti pembangunan jalan di beberapa titik.
“Kalau pembangunan prioritas kita kan itu pembangunan jalan di beberapa titik kita sudah selesaikan itu,” ucapnya.
Selain pembangunan jalan, kata Iwan, terdapat juga pembangunan jaringan distribusi utama (JDU) untuk penyediaan air bersih di Kota Serang.
“Kemudian pembangunan JDU untuk pipanisasi, pembangunan sambungan rumah langsung penyediaan air bersih ini progresnya sudah mencapai 70 persen. Pembangunan gedung-gedung pemerintahan, alhamdulillah progresnya ini sudah signifikan,” katanya.
Untuk itu, Iwan optimistis terkait program-program yang ada di OPD-nya dapat diselesaikan tepat waktu.
“Kami berharap di akhir november ini semua pembangunan bisa terselesaikan, dan di awal Desember bisa diresmikan secara seremonial dengan beliau (Walikota Serang),” ujarnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











