TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel mengonfirmasi dua warga Tangsel positif cacar monyet atau monkey pox.
Kepala Dinkes Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, dua warga yang terkena virus cacar monyet telah diisolasi dan kondisinya terus mendapat pemantauan oleh Puskesmas setempat.
“Kondisi saat ini sudah ditangani dilakukan isolasi, tidak ada keluhan, kontak eratnya dilakukan pemantauan oleh Puskesmas setempat,” ujar Allin, Rabu, 1 November 2023.
Allin mengatakan, kasus cacar monyet atau monkey pox ini kasus pertama di Tangsel, yang dilaporkan pada tanggal 30 Oktober 2023.
Saat itu, dilaporkan dua orang laki-laki terkonfirmasi terinfeksi virus cacar monyet atau monkey pox, berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirimkan ke BKPK Kemenkes.
“Kasus pertama laki-laki domisili baru 10 bulan di Tangsel, KTP luar Tangsel berusia 24 tahun. Kasus kedua laki-laki domisili dan KTP Tangsel berusia 31 tahun,” ujarnya.
Menurut Allin, gejala awal keduanya hampir mirip, mengalami demam, lesi di tangan, wajah, badan. Keduanya juga tidak ada komorbid atau penyakit bawaan.
Allin menjelaskan, penyakit dari virus ini dapat bersifat ringan dengan gejala yang berlangsung sekitar 2-4. minggu, namun dapat berkembang menjadi berat hingga kematian.
Dijelaskannya, penularan monkey pox terjadi melalui droplet, kontak langsung dengan lesi dan cairan tubuh termasuk benda terkontaminasi, dan hubungan seksual.
Menurut Allin, penularan kepada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan hewan ataupun manusia yang terinfeksi, atau melalui benda yang terkontaminasi oleh virus tersebut.
Virus masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang luka dan terbuka walaupun tidak terlihat, saluran pernapasan, atau selaput lendir (mata, hidung, atau mulut).
Monkeypox biasanya merupakan penyakit yang sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung dari 2-4 minggu. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono











