CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Program FKS Inspire – Terang Cilegon yang dijalankan FKS Foundation sejak 2024 telah menjangkau 1.000 siswa, 60 guru, dan 10 sekolah di Kota Cilegon.
Program yang berfokus pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar itu juga dinilai mampu mendorong perubahan metode pembelajaran para guru menjadi lebih interaktif dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Capaian tersebut dipaparkan dalam Festival FKS Inspire – Terang Cilegon 2026 yang digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026. Festival menjadi ajang menampilkan hasil pembelajaran siswa sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar.
Program FKS Inspire – Terang Cilegon dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas 1 dan 2 SD melalui pendekatan belajar yang menyenangkan. Di saat yang sama, para guru mendapatkan pelatihan dan pendampingan secara berkala agar kualitas pembelajaran di kelas terus meningkat.
Selama dua tahun pelaksanaan, program telah menjangkau lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan lima Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Cilegon.
VP of Corporate Communications and Sustainability FKS Group, Beatrice Susanto, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang unggul.
“Melalui FKS Inspire – Terang Cilegon, kami ingin menghadirkan dampak yang berkelanjutan, tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, tetapi juga memperkuat kapasitas guru sebagai agen perubahan di sekolah. Kami percaya kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas dan inklusif,” ujarnya dalam siaran pers.
Mitra pelaksana program, Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah (YISB), juga mencatat adanya perubahan perilaku belajar siswa maupun praktik mengajar guru selama program berlangsung.
Sekretaris Umum YISB, Petrus Yulius Sarwo Eddy, mengatakan siswa kini lebih percaya diri, lebih aktif dalam proses belajar, serta menunjukkan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi. Sementara para guru mulai menerapkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan berorientasi pada kebutuhan siswa.
“Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, sekolah, dan organisasi masyarakat sipil terbukti mampu menghadirkan perubahan yang nyata dan berkelanjutan bagi kualitas pendidikan,” katanya.
Festival yang dihadiri sekitar 2.000 peserta itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo bersama istrinya, Nur Kusuma Ngarasati. Pemerintah Kota Cilegon mengapresiasi konsistensi FKS Foundation dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar.
Menurut Nur Kusuma Ngarasati, peningkatan kemampuan literasi dan numerasi yang dicapai melalui program tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang transformatif mampu memberikan dampak positif bagi siswa maupun guru.
Program FKS Inspire – Terang Cilegon mendukung target pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Ke depan, FKS Foundation berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar semakin banyak anak Indonesia memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.
Editor: Abdul Rozak








