LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyiapkan langkah mitigasi bencana untuk mewaspadai bencana peralihan musim yang diprediksi terjadi pada November 2023.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), November ini, merupakan musim hujan dan masuk dalam peralihan musim sehingga harus mewaspadai bencana tanah longsor, banjir, dan angin kencang.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah mitigasi dalam mewaspadai bencana peralihan musim.
“Untuk mitigasi bencana sendiri, kita sudah rapat berkoordinasi terkait dengan bencana musim penghujan ini,” katanya Febby saat berada di kantornya, Jumat, 10 November 2023.
Diungkapkan Febby, dari 28 kecamatan di Lebak, ada beberapa daerah yang menjadi pantauan BPBD Lebak karena rawan bencana longsor dan banjir.
“Ada beberapa daerah yang tentunya menjadi pantauan, terutama daerah-daerah yang menjadi langganan banjir,” ungkap Febby.
Dalam melakukan langkah mitigasi bencana, BPBD Lebak sudah menyiagakan peralatan untuk mengantisipasi bencana.
“Kita sudah menyiagakan perahu kerat, pelampung, kemudian peralatan-peralatan lainnya untuk penanggulangan banjir. Kita juga sudah berkoordinasi dengan PUPR, karena selain banjir ada juga longsor, karena kemarau cukup lama dan longsor juga cukup tinggi,” pungkasnya.
Sebelumnya, bencana angin kencang dan tanah longsor sudah terjadi di wilayah Kecamatan Rangkasbitung, Cimarga, dan Bayah setelah hujan deras disertai angin melanda seluruh wilayah Kabupaten Lebak. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agus Priwandono











