PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Mantan Sekda Kabupaten Serang Tb Entus Mahmud Sahiri menyentil Partai Golkar yang belum memberikan dukungan untuk maju pada Pemilihan Bupati Pandeglang pada Pilkada Serentak tahun 2024.
Sentilan itu disampaikan Tb Entus Mahmud Sahiri saat menghadiri acara pisah sambut yang dihadiri oleh Bupati Serang dan selaku Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten dan Ketua DPRD Kabupaten Serang dan selaku Sekretaris DPD Partai Golkar Bahrul Ulum di Yogyakarta pada 25 November 2023.
Bakal Calon Bupati Pandeglang Tb Entus Mahmud Sahiri menyampaikan, alasan kenapa dirinya banyak aktifitas di Pandeglang.
“Karena memang saya lahir di Pandeglang. Mohon maaf saya bukan mengejar jabatan, bukan gila jabatan, bukan mencari sensasi, kalau sekarang di Pandeglang banyak menyebut saya bakal calon Bupati Pandeglang,” katanya dikutip RADARBANTEN.CO.ID, dari video yang beredar dalam group WhatsApp, Senin, 11 Desember 2023.
Tb Entus menegaskan, dirinya maju dalam Pilbup Pandeglang, ini bukan sekadar coba-coba, bukan sekadar gagah-gagahan. Tetapi ini soal keterpanggilannya selaku putra Pandeglang.
“Kenapa ini perlu saya jelaskan, karena saya khawatir rekan-rekan eselon II, eselon II, menilai Tb Entus kok enggak tahu diri amat, puguh sebutannya juga sekda termiskin se Banten pengen jadi bupati. Tapi ini bukan tanpa sebab,” katanya.
Tb Entus, ingin menjelaskan bahwa sekitar 10 tahun yang lalu, ketika ia menjadi Asda II, datang kepadanya seorang Kyai. Beliau mengatakan seorang utusan tokoh ulama di Pandeglang.
“Meminta saya untuk kembali ke Kabupaten Pandeglang untuk menjadi Bupati Pandeglang. Itu 10 tahun yang lalu, kalau saya gila jabatan mungkin waktu itu sudah kembali ke Pandeglang, tetapi waktu itu saya menyampaikan, saya belum siap dan saya akan memilih karir dulu di Kabupaten Serang,” katanya.
Bahkan, diungkapkan Tb Entus, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten yakni Bupati Serang Rt Tatu Chasanah yang saat itu masih menjadi Wakil Bupati menawari menjadi wakilnya.
“Sayapun ditawari untuk mendampingi Ibu Bupati. Yang waktu itu dari PDIP ibu Ida meminta saya menjadi wakilnya Ibu Tatu, sebelum pilihan ibu Tatu ke Pak Panji,” katanya.
Tb Entus menjelaskan, jadi waktu itu, ia lebih fokus ke karir. Kemudian sekira lima tahun lalu kurang lebih ia kembali diminta nyalon lagi di Pandeglang
“Oleh ketua DPRD Kabupaten Pandeglang yang kebetulan dari Fraksi Partai Gerindra dan waktu itupun saya menyatakan belum siap. Bahkan temen saya seorang aktivis, meminta saya secara terbuka di media sosial supaya saya peduli ke Pandeglang itu, lima tahun lalu,” katanya.
Kemudian, satu tahun yang lalu pengurus PPP Kabupaten Serang, seingatnya pada tanggal 27 Ramadan tahun kemarin datang ke rumahnya. Meminta mencalonkan bupati tahun 2024 di Kabupaten Pandeglang.
“Dan sekitar bulan April 2023 salah satu tokoh Pandeglang, Pak Yayat Hasrat kalau tidak salah ia juga tokoh Golkar di Provinsi Banten meminta saya ikut di Pilkada 2024. Inilah hal-hal yang menyentuh hati saya, untuk menyiapkan diri ikut di Pilkada menjadi bupati Pandeglang, jadi hal-hal tadi mendorong saya untuk melangkah bismillah meskipun apa adanya,” katanya.
Tb Entus kembali menegaskan, kalau ia siap maju pada Pilbup Pandeglang ini bukan sekedar nafsu bukan sekadar gila jabatan. Tapi ada hal-hal harus ia buktikan harus ia ikuti karena banyaknya permintaan dari masyarakat Kabupaten Pandeglang.
“Mudah-mudahan ini betul ada takdir untuk saya menjadi bupati Pandeglang. Sekarang saya hanya berusaha soal hasil saya serahkan takdir kepada Allah SWT,” katanya
Dalam kesempatan itu, TB Entus mengakui sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang. Tanggapan masyarakat mendukung untuk maju Pilbup Pandeglang.
“Tinggal Ibu Tatu saja belum mendukung saya. Jadi mohon dukungan dari Ibu Tatu dan ini kesempatan baik menjelaskan posisi saya saat ini mudah – mudahan dukungan dari ibu Tatu dan ketua dewan (Sekretaris Partai Golkar Provinsi Banten Bahrul Ulum) bisa membawa kebaikan bagi saya pribadi dan masyarakat kabupaten Pandeglang,” katanya.
Tokoh Partai Golkar Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten Yayat Hasrat mengatakan, secara pribadi mengenal Tb Entus merupakan putra Kyai gurunya orang Pandeglang.
“Orangtuanya guru kita orang Banten. Orang baik, orangtuanya orang besar, sangat diperhitungkan mudah-mudahan Tb Entus masuk ke Ring kita (Bakal Calon Bupati yang dijaring oleh Partai Golkar ). Yang menentukan tentunya Ibu Tatu (Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten Rt Tatu Chasanah) dan pusat,” katanya.
Sebetulnya, diungkapkan Yayat, Tb Entus ini kader Golkar. Masih yunior dan selalu dipantau.
“Dimana memang orangtuanya juga tokoh tulen Partai Golkar 71 (tahun 1971),” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











