CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Memaksimalkan capaian program gerakan sedekah perhari (GSP) Rp2.000, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon mengumpulkan organisasi perangkat daerah (OPD) mulai dari kepala dinas, camat hingga lurah se-Kota Cilegon di Ball Room Greenotel, Cilegon, Kamis 21 Desember 2023.
Seperti diketahui, program yang diluncurkan langsung oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian pada bulan Mei lalu itu bertujuan dana yang terhimpun bakal disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas.
Ketua Baznas Kota Cilegon, Taufik Ubaidillah mengungkapkan, alasan belum optimalnya capaian gerakan sedekah perhari Rp2.000 tersebut dikarenakan belum masifnya tersosialisasikan kepada ASN dan masyarakat Cilegon.
Mengingat, program ini merupakan langkah Baznas Cilegon untuk percepatan membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti penanganan stunting, membangun RTLH dan lainnya.
“Bagaimana program GSP Rp2.000 setiap hari ini bisa masif di kalangan OPD dan ASN Kota Cilegon sehingga tujuan untuk mengurangi sedikitnya kemiskinan yang ada di Kota Cilegon bisa dicapai melalui program-program yang ada di Baznas,” ujar Taufik.
“RTLH kita ini sudah cukup banyak mengantre di Baznas karena keuangan yang belum signifikan. Untuk itu, dengan memaksimalkan program GSP Rp2.000 ini diharapkan bisa membantu salah satunya pembangunan RTLH di Cilegon,” sambungnya.
Hal tersebut menjadi perhatian Baznas Kota Cilegon untuk memaksimalkan gerakan sedekah perhari Rp2.000, pasalnya selama program berjalan baru terkumpul dana senilai Rp92.000.000.
Jumlah itu dinilai kurang maksimal jika melihat jumlah ASN Kota Cilegon, untuk menyiasati pihaknya akan menaruh kotak infak di seluruh kantor pemerintahan sehingga bisa melalui website atau cash.
“Nanti akan kami siapkan kotak sedekah ke kelurahan-kelurahan nanti bisa di setorkan per minggu, per 10 hari atau sebulan sekali bisa supaya bisa didayagunakan dalam rangka meminimalisir atau membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin yang turut hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maafnya kepada Baznas Cilegon karena belum optimalnya gerakan sedekah perhari Rp2.000 di lingkungan pemerintahnya.
Maman juga akan mendorong setiap hari jumat untuk menyetorkan uang hasil himpunan dana di setiap OPD, karena pemerataan pembangunan masyarakat tidak cukup dengan APBD tapi bagaiana peran ASN sebagai masyarakat juga membantu untuk masyarakat yang kurang beruntung.
“Melalui gerakan inilah dari ASN menyosialisasikan kepada masyarakatnya melalui baznas, jadi dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat juga,” pungkasnya.
Diketahui, turut hadir juga Walikota Cilegon Helldy Agustian sekaligus memberikan arahan kepada para OPD guna menyukseskan program GSP Rp2.000 di Kota Cilegon. (*)
Editor : Merwanda











