PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Pada pergantian malam tahun baru 2024 banyak harapan dan doa yang dipanjatkan untuk menyambut tahun baru ini.
Menjelang detik-detik pergantian tahun baru 2024, di Pendopo Pandeglang, Bupati Irna Narulita menyampaikan, doa serta harapannya. Dia berkeinginan memberikan maslahat dan manfaat bagi semua warga Pandeglang.
“Tahun 2023 kita tinggalkan walaupun ada suka dan duka. Ya banyak lah hal-hal problematika yang kita kadang-kadang enggak mampu untuk mengatasi, tapi ternyata ada hikmahnya,” ungkapnya, Senin 1 Januari 2024.
Lanjutnya, bahwa dari segala suka dan duka banyak hal yang telah dilalui di tahun 2023, kedepannya bisa menjadi bekal bagi kita semua agar lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan di tahun 2024 ini.
“Nah ini jadi bekal kita untuk menghadapi tahun 2024 menjadi lebih terencana lagi, supaya tidak berbuat lagi kesalahan yang sama,” ujarnya.
Kemudian juga dalam segala hal penanganan yang memang pemerintah daerah perlu hadir di tengah masyarakat dalam situasi kondisi apapun bisa dapat teratasi dengan baik.
“Ya banyak hal-hal yang sifatnya tawuran, pemerintah hadir tidak, lalu hal-hal yang sifatnya seperti bencana alam begitu, cepat enggak penanganannya. Yang seperti itu kan kita sudah bisa baca alam lagi mengatasi masalah di lapangan sehingga ke depannya tidak memakan korban banyak,” tuturnya.
Dikatakannya, dengan segala lika-liku tantangan dan ujian yang telah dilalui di tahun 2023, hal itu tentunya bisa menjadi membawa perubahan baik di masa depan.
“Jadi hikmah itu kita bawa untuk menyongsong masa depan yang lebih baik di tahun 2024,” ucapnya.
Irna melanjutkan, selain itu juga harapan para pemuda dan pemudi Pandeglang agar terus menggapai cita-citanya setinggi langit, yang nantinya bisa menjadi pengganti pemimpin kita karena masa depannya ada pada pemuda-pemudi.
“Nah kita persiapkan supaya mentalnya ya enggak mental tempe, enggak cengeng untuk bisa menghadapi sebagai pemimpin di era 2045. Iya membuka lembaran baru,” tandasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi










