SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) yang berada di Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen akan menambah pelayanan sebanyak 2.000 pelanggan di Kota Serang.
Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mendukung secara keseluruhan terkait pembangunan proyek strategis nasional.
“Pada prinsipnya kami selaku Pemerintah Kota Serang mendukung proyek strategis nasional ini,” ujar Yedi, Kamis 4 Januari 2024.
Yedi menjelaskan, sistem penyediaan air minum tersebut diperkirakan akan menyasar kepada 2.000 pelanggan yang terlayani.
“Mudah-mudahan bulan Juli 2024 sudah selesai, makanya kami awal bulan melihat kondisi keadaan yang di lapangan. Mungkin sebanyak 2.000 pelanggan akan terlayani dan akan disalurkan ke rumah sakit juga,” katanya.
Sementara ini, kata Yedi, SPAM tersebut baru bisa mencakup dua kecamatan di Kota Serang saja, dan akan menambah ke kecamatan lainnya.
“Untuk sementara ini mencakup 2 kecamatan untuk Cipocok Jaya dan Kasemen jika sudah tersalurkan nanti kita tambah ke Walantaka,” tuturnya.
Sebelumnya Direktur Perumdam Tirta Madani Arif Setiawan menjelaskan, saat ini target capaian secara keseluruhan masih berada di bawa empat persen dari jumlah penduduk sekitar 700 jiwa.
“Dengan rencananya pengembangan yang saat ini justru itu akan mendongkrak dari pada capaian target sambungan rumah,” ujarnya.
Dijelaskan Arif, pihaknya menargetkan dalam jangka waktu lima tahun ke depan, dapat mencapai 26 ribu sambungan rumah (SR) yang diambil dari beberapa sumber air di Kota Serang.
“Itu bisa kami mencapai 26.000 sambungan 5 tahun ke depan akan tetapi apabila Waduk Karian dan Sindangheula tidak bisa mensuplai kami, maka Kota Serang itu sulit untuk berkembang,” jelasnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aas Arbi











