PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang telah menerima laporan rumah warga di Kecamatan Jiput dan Kecamatan Pulosari rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang.
Jumlah rumah rusak yang tertimpa pohon tumbang sebanyak dua unit. Pemilik rumah tersebut atas nama Fitri Handayani, warga Kampung Sawi, RT 003 RW 003, Desa Sampangbitung, Kecamatan Jiput, dan Jasmi, warga Kampung Kaduhuni, Desa Banjarwangi, Kecamatan Pulosari.
Sekretaris BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, mengatakan, pohon tumbang akibat angin kencang ketika hujan deras.
“Sementara ini laporan yang diterima ada dua unit (rumah). Satu unit di Kecamatan Jiput dan satu unit lagi di Kecamatan Pulosari,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 16 Januari 2024.
Nana menjelaskan, laporan pertama dari aparat Desa Sampangbitung, Kecamatan Jiput, bahwa ada salah satu rumah warga yang tertimpa pohon tumbang. Waktu kejadian pada Senin, 15 Januari 2024, pukul 14.45 WIB.
“Hal itu akibat angin kencang dan kondisi pohon yang sudah rapuh. Mengakibatkan atap rumah rusak berat,” katanya.
Kemudian, satu rumah di Desa Banjarwangi, Kecamatan Pulosari, juga dilaporkan rusak akibat tertimpa pohon tumbang pada Selasa, 16 Januari 2024, sekira pukul 04.00 WIB.
“Diakibatkan intesitas hujan tinggi. Menyebabkan satu rumah warga rusak ringan dan seorang anak terluka terkena pecahan kaca,” katanya.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Endan Permana, mengatakan, setelah menerima laporan pihaknya menerjunkan tim ke lokasi bencana di Jiput.
“Mengajukan permohonan untuk dievakuasi pohon tumbang karena memang berukuran besar. Tadi pagi tim sudah turun melakukan penebangan batang pohon yang menimpa rumah warga di Jiput,” katanya.
Sedangkan, kata Endan, batang pohon tumbang di Kecamatan Pulosari tidak dilakukan penebangan oleh tim BPBDPK karena tidak ada permohonan.
“Penebangan dilakukan oleh masyarakat. Karena memang belum ada laporan dari Kecamatan Pulosari,” katanya.
Penjabat Kepala Desa Banjarwangi, Dede Saprudin, membenarkan jika satu rumah warga milik Jasmi rusak ringan karena tertimpa pohon tumbang yang diakibatkan intensitas hujan yang tinggi.
“Dan satu warga bernama Angga berusia 14 tahun terluka. Karena sedang tidur tertimpa pecahan kaca dan sudah diobati oleh bidan desa,” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono











