SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dana kampanye partai Koalisi pengusung calon presiden-wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Banten paling besar dibandingkan partai koalisi lainnya.
Koalisi Perubahan untuk Persatuan ini mencatatkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) paling besar dibandingkan koalisi lainnya.
Pada LADK yang dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten, koalisi yang terdiri dari empat partai pengusung yakni Partai NasDem, PKS, PKB dan Partai Ummat ini mencatatkan dana kampanye sebesar Rp12.832.411.436.
Jumlah itu lebih besar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) pengusung paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan hanya mencatatkan LADK Rp11.695.094.242. Sementara koalisi pengusung Ganjar Pranowo-Mahfud Md hanya mencatatkan LADK sebesar Rp2.826.579.573.
Ketua TKD AMIN Banten Gembong R Sumedi mengatakan, dana kampanye yang pihaknya catatkan pada LADK itu berasal dari para calon anggota legislatif (caleg) PKS.
“Angka sebesar itu disumbangkan oleh para caleg PKS. Yang mana dana itu digunakan untuk membuat alat peraga kampanye,” ujar Gembong, Rabu 17 Januari 2024.
Selain APK, dana kampanye itu digunakan oleh para caleg untuk menyosialisasikan visi misi PKS dan capres yang diusung yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Ketua DPW PKS Banten ini menyebut bahwa LADK yang pihaknya laporkan sudah sesuai dengan setiap penggunaannya.
“Semua kita catat dan kita sampaikan apa adanya pada KPU. Dana itu murni dari para caleg, tidak ada dari swasta,” ujar Gembong.
Hal yang sama dikatakan oleh Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai NasDem Banten Atma Wijaya. Kata dia, caleg-caleg di Partai NasDem telah memberikan sumbangan untuk alat peraga kampanye (APK).
“Jadi itu dari para caleg yang kita himpun, kita catat dan kita laporkan ke KPU,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi











