SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Ahmad Sururi, mengamati tentang dinamika politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten, seperti pemetaan bakal calon Gubernur Banten yang sudah bermunculan ke publik.
Seperti Airin Rachmi Diany, Sururi memandang, bakal calon Gubernur Banten dari Partai Golkar itu sangat fleksibel, sehingga pendampingnya bisa berasal politisi maupun birokrat.
“Seperti pernah saya sampaikan, mengingat elektabilitas dan popularitas Airin yang cukup tinggi berdasarkan hasil survei, maka calon pendampingnya bisa fleksibel baik dari politisi maupun tokoh masyarakat atau birokrat,” kata Sururi, Minggu, 9 Juni 2024.
Sururi mengatakan, baik itu politisi atau birokrat, pasangan Cawagub itu haruslah dapat mengimbangi dan melengkapi kekuatan dari Airin. Katanya, cawagub dari birokrat sendiri sangatlah dibutuhkan guna menambal tata kelola birokrasi di Banten.
Sebab, sejauh ini, Sururi memandang bahwa tata kelola birokrasi di Banten belumlah efektif. Hal itu dibuktikan dengan masih banyak persoalan ditataran birokrasi seperti hilangnya ratusan kendaraan dinas, dikuasainya aset milik daerah dan masih banyak lainnya.
“Golongan birokrat itu penting di Pilgub ini, karena untuk menambal dan memperbaiki tata kelola birokrasi Banten. Namun, saya belum lihat tokoh yang berpotensi,” ungkapnya.
Ditanya soal potensi dari Pj Gubernur Banten, Al Muktabar. Sururi menyebut bahwa Al Muktabar yang saat ini menjabat sebagai Pj Gubernur Banten selama tiga periode ini masih perlu diuji elektabilitasnya.
“Perlu diuji elektabilitasnya,”singkatnya.
Meski demikian, Sururi berharap bahwa Pilgub Banten nanti benar-benar menjadi hajat dan pesta demokrasi bagi seluruh rakyat Banten, bukan hanya untuk kalangan politisi atau elit di Banten. Untuk mewujudkan hajat demokrasi tersebut, masyarakat Banten harus aktif dan partisipatif tidak hanya dengan mendukung paslon tetapi juga mengkritisi paslon-paslon yang ditawarkan Parpol.
“Track record dan legacy atau warisan kebijakan setiap paslon harus menjadi pertimbangan utama bagi masyarakat Banten untuk memilih,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











