SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan riibu warga Kota Serang masih menganggur atau tidak memiliki pekerjaan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang hanya mampu menampung dan memfasilitasi 450 orang untuk mendapat pekerjaan melalui program rekrutmen pencari kerja.
Penjabat (Pj) Walikota Serang, Yedi Rahmat mengatakan, pada tahun 2024 ada sebanyak 27.125 warga Kota Serang yang masih belum memiliki pekerjaan. Angka pengangguran tersebut diakui cukup tinggi.
Sedangkan, saat ini Pemkot Serang hanya bisa memfasilitasi sekitar 450 orang untuk mengikuti rekrutmen pencari kerja, yang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan di Provinsi Banten.
“Mudah-mudahan kegiatan ini yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota, khususnya Disnaker, bisa mengurangi angka penganggurannya. Dari angka 27.125 ya, itu kan cukup tinggi untuk di Kota Serang,” ujar Yedi di Gedung PKPRI Kota Serang pada Selasa, 16 Juli 2024.
Yedi menuturkan, sejumlah perusahaan yang bekerja sama dengan Pemkot Serang masih membutuhkan pekerja yang cukup banyak. Sehingga, hal itu menjadi keuntungan bagi Kota Serang untuk mengurangi angka pengangguran.
“Kami tadi sedikit berbincang-bincang dengan PT kabel di Cikande, mereka akan menerima para pelamar dengan jumlah yang banyak. Saya juga menekankan ke semua perusahaan untuk membuka lowongan yang banyak, karena adik-adik kita butuh pekerja yang mempunyai rutinitas, itu harapan besar kami,” katanya.
Dia mengaku, untuk mengatasi pengangguran di Kota Serang yang masih tinggi, Pemkot Serang akan bekerja sama dengan seluruh perusahaan di Banten maupun luar Banten untuk membantu mengurangi angka pengangguran.
“Nantinya job fair ini akan melibatkan seluruh perusahaan yang ada di Provinsi Banten maupun di luar Provinsi Banten ikut hadir mengurangi angka pengangguran itu mungkin di tahun depan. Karena tahun ini anggaran di 2024 hanya untuk kegiatan seperti ini,” tuturnya.
Yedi mengaku akan mendorong Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menambah anggaran kegiatan job fair pada tahun 2025.
“Untuk job fair tidak ada. Makanya kami mendorong TAPD untuk menganggarkan di tahun 2025, untuk kegiatan job fair, itu harapan kami,” ucapnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











