LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ditjen Perkeretaapian Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Jakarta menargetkan pembangunan Stasiun Rangkasbitung ditargetkan selesai pada tahun 2025.
Diketahui pembangunan Stasiun Rangkasbitung Ultimate dilakukan tahun 2022 oleh Kemenhub. Saat ini pembangunan terus dilakukan untuk mempercepat agar segera selesai.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jakarta (BTP) Ferdian Suryo Adhi Pramono, mengatakan saat ini progres pembangunan terus dipercepat agar bisa segera digunakan.
“Saat ini progres pembangunan di Stasiun Rangkasbitung sudah mencapai 45 persen. Insyaallah targetnya di minggu depan tanggal 17, kami akan melakukan Switch Over 1 (pemindahan jalur aktif),” kata Ferdian kepada wartawan, Jumat 13 September 2024.
Stasiun Rangkasbitung Ultimate menjadi salah satu stasiun terbesar yang ada di Banten. Bahkan stasiun ini bisa melayani 30-40 ribu penumpang per harinya dengan kapasitas total 85 ribu penumpang.
Diketahui pada tanggal 17 September 2024 mendatang,
Switch Over 1 (SO) atau pemindahan jalur, selanjutnya akan ada pemindahan jalur alur penumpang seiring progres pembangunan Stasiun Rangkasbitung Ultimate.
Sementara itu, Djoko Purnomo Kepala Stasiun Rangkasbitung, berharap dengan adanya pembangunan stasiun dapat meningkatkan pelayanan yang semakin nyaman bagi pengguna KRL dan KA Lokal Merak.
“Karena intensitas penumpang di Rangkasbitung ini unik, penumpang akan mengalami peningkatan pada hari libur (weekend). Karena pada hari libur akan peningkatan penumpang sekitar 29-31 ribu penumpang ya,” terangnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya











