ACEH, RADARBANTEN.CO.ID – Masjid Raya Baiturrahman adalah masjid bersejarah yang menjadi saksi bisu keganasan gelombang tsunami pada 26 Desember 2006.
Masjid Baiturrahman berdiri Kokoh saat gelombang tsunami menerjang Banda Aceh yang menewaskan ratusan ribu jiwa.
Sambil melaksanakan ibadah salat Jumat, Radar Banten memantau kemegahan masjid di Banda Aceh ini, Jumat 13 September 2024. Berbarengan dengan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di dua Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, ribuan pengunjung berbondong-bondong beribadah dan berfoto sekadar mengabadikan keindahan Masjid Baiturrahman.
Salah satu warga Banda Aceh Helmi mengatakan, pengunjung meningkat pesat di tengah perhelatan PON XXI.
“Pengunjung membludak, mereka mendokumentasikan masjid ini dan terlihat sangat senang,” katanya.
Helmi juga adalah salah satu warga Aceh yang selamat dari terjangan gelombang tsunami. Ia menceritakan, Masjid Baiturrahman menjadi tempat aman ketika tsunami terjadi.
“Ratusan orang berlindung di Masjid Baiturrahman, air tidak masuk ke dalam masjid, air itu muter-muter saja di depan masjid,” ceritanya.
Maka dari itu, banyak orang yang berkunjung untuk beribadah dan mengabadikan momen yang mungkin jarang dilakukannya kembali.
Salah satu pengunjung asal Jawa Barat Firmansyah mengaku sangat senang bisa menginjakkan kaki di Masjid Baiturrahman.
“Campur aduk antara senang dan sedih, karena ini menjadi masjid yang menjadi saksi besarnya tsunami,” tuturnya.
Reporter: Eko Fajar











